Sukses

Pengertian Provelyn

Provelyn adalah obat yang mengandung Pregabalin yang berfungsi sebagai obat anti epilepsi, yang juga disebut antikonvulsan (anti kejang). Bekerja dengan memperlambat impuls di otak yang menyebabkan kejang. Pregabalin juga memengaruhi bahan kimia di otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke seluruh sistem saraf. Provelyn digunakan untuk mengobati rasa sakit yang disebabkan oleh fibromyalgia, atau nyeri saraf pada penderita diabetes (neuropati diabetik), herpes zoster (neuralgia pasca-herpetik), atau cedera saraf tulang belakang. Provelyn juga digunakan dengan obat lain untuk mengobati kejang onset parsial pada orang dewasa dan anak-anak yang berusia minimal 4 tahun.

Keterangan Provelyn

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Konvulsan
  • Kandungan: Pregabalin 75 mg ; Pregabalin 150 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Kapsul
  • Kemasan: Box, Strip @ 14 kapsul
  • Farmasi: Kalbe Farma.
  • Harga: Rp133.000 - Rp220.000/ Strip

Kegunaan Provelyn

Provelyn digunakan untuk meredakan nyeri neuropati akibat diabetes (neuropati diabetik), herpes zoster, cedera saraf tulang belakang, dan fibromyalgia (nyeri kronis dan menyebar luas ke otot dan jaringan lunak sekitar sendi di seluruh tubuh).

Dosis & Cara Penggunaan Provelyn

Provelyn merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Kisaran dosis: 150-600 mg/hari, diberikan dalam 2-3 dosis terbagi. Dapat diberikan dengan atau tanpa makanan.
  • Dosis awal yang direkomendasikan adalah 75 mg, diminum 2 kali sehari (150 mg/hari).
  • Pada umumnya, dosis optimum adalah 150 mg, diminum 2 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan setelah pemberian 1 minggu, dan bila diperlukan dapat ditingkatkan hingga dosis maksimum 300 mg diminum 2 kali sehari, pada minggu berikutnya.
  • Pada pasien dengan gangguan hati tidak diperlukan penyesuaian dosis. Penyesuaian dosis perlu dilakukan pada pasien usia lanjut, mengingat menurunnya fungsi ginjal pada kelompok usia ini.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius.

Efek Samping Provelyn

Efek samping yang mungkin muncul adalah:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Ataksia (Gangguan koordinasi gerakan)
  • Gangguan keseimbangan
  • Edema paru (Gumpalan cairan di paru)
  • Tremor
  • Vertigo (kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar)
  • Pandangan kabur
  • Penglihatan ganda
  • Kejang
  • Berat badan bertambah
  • Tubuh mudah lelah
  • Mulut kering
  • Nasofaringitis (infeksi yang menyerang nasofaring dan hidung)
  • Diare
  • Mual
  • Sendi bengkak

Overdosis
Penggunaan Pregabalin dalam dosis berlebih dapat menimbulkan beberapa gejala:

  • Kesadaran menurun
  • Keadaan bingung
  • Cemas
  • Gelisah
  • Kejang
  • Jarang: kondisi koma

Kontraindikasi
Hindari pemberian pada pasien yang hipersensitif terhadap Pregabalin.

Interaksi Obat

  • Meningkatkan risiko angioedema, jika digunakan dengan obat ACE inhibitor.
  • Meningkatkan efek lorazepam.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Provelyn ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Dalam jumlah yang sedikit pregabalin telah terdeteksi dalam ASI dan ada potensi risiko tumorigenisitas pada bayi yang disusui. Karena potensi risiko tumorigenisitas, menyusui tidak dianjurkan selama pengobatan.

Perhatian Khusus
Pemberian pregabalin harus hati-hati pada pasien dengan gagal jantung kongestif.

Artikel
    Penyakit Terkait