Obat Diabetes

Protaz

Klikdokter, 27 Mei 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Protaz diindikasikan untuk Diabetes melitus Tipe 2.

Pengertian

Protaz adalah obat antidiabetes yang diproduksi oleh Mahakam Beta Farma. Obat ini mengandung Pioglitazone yang diindikasikan untuk diabetes melitus tipe 2. Pioglitazone mendorong produksi produk gen yang terlibat dalam metabolisme lipid dan glukosa dan juga meningkatkan respons insulin terhadap sel target tanpa meningkatkan sekresi insulin pankreas.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidiabetik
  • Kandungan: Pioglitazone 15 mg; Pioglitazone 30 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Mahakam Beta Farma
  • Harga: Rp70.000 - Rp85.000/ Strip

Kegunaan

Protaz diindikasikan untuk mengobati diabetes melitus tipe 2.

Dosis & Cara Penggunaan

Protaz merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Dewasa: dosis 15 atau 30 mg diminum 1 x sehari, dosis dapat ditingkatkan secara bertahap jika diperlukan. Maksimal: 45 mg / hari.
  • Lansia: Tidak perlu penyesuaian dosis.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 derajat Celcius.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin  terjadi adalah:

  • Edema (bengkak)
  • Meningkatkan berat badan
  • Sinusitis (peradangan pada dinding sinus)
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Disfungsi hati (misalnya: Muntah, mual yang tidak dapat dijelaskan, anoreksia, urin gelap, nyeri perut, kelelahan)
  • Keropos dan patah tulang
  • Nyeri otot
  • Gangguan penglihatan
  • Penurunan jumlah hemoglobin dan hematokrit (terkait dosis)
  • Penurunan trigliserida serum, peningkatan kolesterol HDL
  • Berpotensi fatal: Jarang: Kerusakan hati hepatoselular-kolestatik campuran dan gagal hati; hepatitis.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Diabetes melitus tipe 1 atau ketoasidosis diabetikum.
  • Gagal jantung berat
  • Menderita kanker kandung kemih atau riwayat kanker kandung kemih
  • Gangguan hati sedang sampai berat
  • Pasien dengan hematuria makroskopis yang belum diinvestigasi

Interaksi Obat

  • Meningkatkan risiko edema dengan insulin, metformin, dan sulfonilurea.
  • Meningkatkan kadar plasma dengan gemfibrozil dan ketoconazole.
  • Tingkat plasma menurun jika digunakan bersamaan dengan rifampisin.

Kategori Kehamilan
Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Tidak ada informasi mengenai keberadaan pioglitazone dalam ASI, efek pada bayi yang disusui, atau efek pada produksi ASI.