Sukses

Pengertian Prosic

Prosic merupakan salah satu nama dagang dari Ibuprofen. Prosic juga digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan dan sakit akibat pilek atau flu. Obat ini termasuk ke dalam golongan Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS). Prosic bekerja dengan menghalangi produksi substansi alami tubuh yang menyebabkan peradangan sehingga membantu mengurangi bengkak, nyeri, atau demam.

Keterangan Prosic

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Analgestik dan antipiretik
  • Kandungan: Ibuprofen 100 mg/5 mL
  • Bentuk: Suspensi
  • Satuan penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 60 mL
  • Farmasi: Galenium Pharmasia.

Kegunaan Prosic

Prosic merupakan obat yang digunakan untuk menangani beberapa kondisi, seperti:
- Sakit gigi
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala
- Nyeri pasca operasi
- Menurunkan demam.

Dosis & Cara Penggunaan Prosic

  • Untuk pengobatan demam :
    Pada dewasa: diminum 200-400 mg setiap 4-6 jam maksimal 1.2 gram
    Pada anak-anak 6 bulan hingga 12 tahun: diminum 10 mg perkilogram berat badan maksimal 40 mg perkilogram perhari.
  • Untuk pengobatan rasa sakit ringan hingga sedang
    Pada dewasa: diminum 200-400 mg setiap 4-6 jam maksimal 1.2 gram
    Pada anak-anak: diminum 4-10 mg perkilogram berat badan perhari setiap 6-8 jam.
  • Pada pengobatan osteoarthritis dan nyeri persendian
    Pada dewasa: diminum 400-800 mg 3-4 kali sehari maksimal 3.2 gram perhari
  • Untuk pengobatan nyeri karena haid (menstruasi)
    Pada dewasa: diminum 200-400 mg setiap 3-6 jam, maksimal 1.2 gram.

Efek Samping Prosic

Efek Samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Prosic adalah:
- Mual dan muntah, perut kembung
- Nyeri ulu hati
- Tinja berwarna hitam atau disertai darah
- Diare atau konstipasi
- Muntah darah
- Sakit kepala
- Tukak lambung.

Kontraindikasi:
Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap ibuprofen

Interaksi Obat:

  • Aspirin dapat meningkatkan resiko perdarahan lambung.
  • Antikoagulan (misalnya, warfarin atau kumarin), karena obat-obat ini jika diberikan bersamaan ibuprofen meningkatkan resiko perdarahan lambung.
  • Ibuprofen menurunkan efektivitas Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor (misalnya, enalapril) atau diuretik (misalnya, furosemide, hydrochlorothiazide).

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Prosic kedalam Kategori C, D (pada trimester ke-3 dan mendekati persalinan) dengan penjelasan sebagai berikut:

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Kategori D: Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Artikel
    Penyakit Terkait