Sukses

Pengertian Promactil

Promactil mengandung zat aktif Chlorpromazine HCl yang diindikasikan terapi pengobatan gangguan mental seperti, skizofrenia, gangguan psikotik, fase manik gangguan bipolar, masalah perilaku parah pada anak-anak. Obat ini juga dapat membantu mengurangi halusinasi. Selain itu, Chlorpromazine HCl juga digunakan untuk mengontrol mual atau muntah, meredakan cegukan berkepanjangan, meredakan kegelisahan atau kecemasan sebelum operasi, dan membantu mengobati tetanus.

Chlorpromazine HCl adalah obat psikiatrik yang termasuk dalam kelas obat yang disebut fenotiazin antipsikotik. Obat ini bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu di otak dan pemblokiran serotonin, dan sifat antihistamin yang lemah serta aktivitas pemblokiran ganglion ringan.

Keterangan Promactil

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antipsikotik / Antiemetik
  • Kandungan: Chlorpromazine HCl 100 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Combiphar.

Kegunaan Promactil

Promactil digunakan untuk skizofrenia dan mengontrol mual dan muntah ketika tidak ada obat lain dengan toksisitas lebih rendah.

Dosis & Cara Penggunaan Promactil

Obat ini termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter.

Dewasa: Per Oral: 25-50 mg 3-4 kali / hari selama 2-3 hari.
Psikosis: 25 mg 3 kali / hari.
Pemeliharaan: 25-100 mg 3 kali / hari, meningkat menjadi ≥ 1 gram / hari jika diperlukan pada pasien psikotik.

Efek Samping Promactil

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Promactil, yaitu:

  • Tardive dyskinesia (terapi jangka panjang).
  • Gerakan ekstremitas yang tidak disengaja juga dapat terjadi.
  • Mulut kering.
  • Sembelit.
  • Retensi urin.
  • Insomnia.
  • Depresi dan kejang.
  • Hipotensi postural, perubahan EKG.
  • Reaksi kulit alergi, amenorea, ginekomastia, pertambahan berat badan.
  • Hiperglikemia dan meningkatkan kolesterol serum.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Promactil pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitivitas.
  • Depresi Sistem Syraf Pusat yang sudah ada sebelumnya, koma, penekanan sumsum tulang.
  • Ibu menyusui.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Promactil Tablet:

  • Potensiasi efek antikolinergik agen antiparkinson dan TCA dapat menyebabkan krisis antikolinergik.
  • Efek hipotensi ortostatik aditif dalam kombinasi dengan MAOI.
  • Membalikkan efek antihipertensi guanethidine, methyldopa dan clonidine.
Artikel
    Penyakit Terkait