Sukses

Pengertian Prolaxan

Prolaxan adalah obat yang mengandung Bisacodyl sebagai zat aktifnya. Bisacodyl digunakan untuk membantu mengatasi konstipasi (susah buang air besar). Bisacodyl adalah turunan diphenylmethane, secara langsung mengiritasi otot polos usus dan merangsang peristaltik yang mengubah pengeluaran air dan elektrolit, sehingga mudah buang air besar.

Keterangan Prolaxan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kategori: Laksatif
  • Kandungan: Bisacodyl 5 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 25 Catch Cover @ 1 Strip @ 4 Tablet
  • Farmasi: Harsen.

Kegunaan Prolaxan

Prolaxan digunakan untuk mempermudah buang air besar atau sembelit.

Dosis & Cara Penggunaan Prolaxan

Sembelit atau Konstipasi

  • Dewasa: 5-10 mg sekali sehari sebelum tidur. Maksimal: 20 mg.
  • Anak > 4-10 tahun: 5 mg sekali sehari sebelum tidur.
  • Anak > 10 tahun: Sama dengan dosis dewasa.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu 20-25°C.

Efek Samping Prolaxan

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Prolaxan antara lain:

  • Signifikan: ketidakseimbangan cairan dan elektrolit misalnya asidosis atau alkalosis metabolik, hipokalsemia, hipokalemia (penggunaan jangka panjang).
  • Nyeri perut.
  • Diare berdarah.
  • Mual.
  • Kram perut, muntah.
  • Ketidaknyamanan perut.
  • Jarang, radang usus.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Prolaxan pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Dehidrasi parah.
  • Kondisi perut akut (misalnya Apendisitis, penyakit radang usus akut, sakit perut parah).

Interaksi obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Prolaxan:

  • Dosis tinggi bisacodyl dapat meningkatkan risiko ketidakseimbangan elektrolit dengan penggunaan diuretik atau adrenokortikosteroid secara bersamaan.
  • Efek samping gastrointestinal yang ditingkatkan dengan penggunaan obat pencahar lainnya bersamaan.
  • Efek terapi berkurang dan peningkatan risiko dispepsia dan iritasi lambung dengan antasida.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Prolaxan ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis:

  • Gejala overdosis Bisacodyl antara lain feses menjadi encer, kram perut, kehilangan cairan dan elektrolit. Kasus kronis: Diare kronis, nyeri perut, hipokalemia, hipaldosteronisme sekunder, batu ginjal, kerusakan tubulus ginjal, alkalosis metabolik, kelemahan otot.
  • Jika terjadi overdosis, berikan pengobatan suportif dan simtomatik (oleh tenaga medis). Lakukan bilas lambung atau dimuntahkan untuk meminimalkan penyerapan. Penggantian cairan dan koreksi ketidakseimbangan elektrolit mungkin diperlukan.
Artikel
    Penyakit Terkait