Sukses

Pengertian Proinfark

Proinfark merupakan sediaan obat dalam bentuk cairan injeksi yang diproduksi oleh PT Phapros. Proinfark adalah obat yang digunakan untuk mengobati gagal jantung akut. Proinfark mengandung zat aktif Dopamine Hydrochloride. Dopamine menghasilkan stimulasi jantung dan vasodilatasi ginjal serta dosis besar merangsang reseptor α-adrenergik.

Keterangan Proinfark

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Jantung
  • Kandungan: Dopamine Hydrochloride 20 mg/mL
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Ampul @ 10 mL
  • Farmasi: PT Phapros.

Kegunaan Proinfark

Proinfark adalah obat yang digunakan untuk mengobati gagal jantung akut.

Dosis & Cara Penggunaan Proinfark

Proinfark merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep Dokter.

Gagal jantung akut
Dewasa: Awalnya, 2-5 mcg/kg/menit, meningkat secara bertahap hingga 5-10 mcg/kg/menit menurut kardiak dan urin pasien.
Pasien yang sakit parah: Diperlukan hingga 20-50 mcg/kg/menit.

Efek Samping Proinfark

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:
Detak jantung ektopik, nyeri dada (angina), bertambahnya kecepatan denyut jantung (takikardia), tekanan darah rendah (hipotensi), penyempitan pembuluh darah(vasokonstriksi), sesak nafas (dyspnoea), mual, muntah, sakit kepala, kelainan konduksi jantung, hipertensi, dan kecemasan.

Kontraindikasi:
Pheochromocytoma, atrial atau ventricular tachyarrhythmias yang tidak dikoreksi atau fibrilasi ventrikel.

Interaksi Obat:

  • Anestesi hidrokarbon siklopropana dan terhalogenasi dapat meningkatkan efek aritmogenik dopamin.
  • Efek jantung ditentang oleh agen β-adrenergik (misal. Propanolol, metoprolol).
  • Zat penghambat a-adrenergik dapat memusuhi efek vasokonstriksi dopamin dosis tinggi.
  • Efek berkepanjangan dan ditingkatkan dengan monoamine oxidase inhibitors (MAOI).
  • Risiko hipotensi dan bradikardia dengan fenitoin.
  • Dapat mempotensiasi efek diuretik hidroklorotiazid atau furosemid.
  • Efek vasopressor yang ditingkatkan dengan Antidepresan trisiklik (TCA) dan guanethidine.
  • Risiko vasokonstriksi berlebihan dengan alkaloid ergot.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Proinfark dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait