Sukses

Pengertian Prohem

Prohem merupakan sediaan obat dalam bentuk ampul yang diproduksi oleh Pratapa Nirmala. Prohem adalah obat yang digunakan untuk menghentikan atau mengurangi terjadinya perdarahan. Obat ini biasanya digunakan saat pasien menjalani prosedur operasi atau pembedahan dengan tujuan untuk menghentikan atau mengurangi terjadinya perdarahan parah. Prohem mengandung zat aktif Phytonadione.

Keterangan Prohem

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Hemostatik
  • Kandungan: Phytonadione 2mg/mL
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Ampul @ 1 mL
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan Prohem

Prohem digunakan untuk menghentikan atau mengurangi terjadinya perdarahan.

Dosis & Cara Penggunaan Prohem

Prohem merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Neonatus Mencegah perdarahan: 0.5-1 mg intramuscular 1-6 jam sesudah bayi lahir.
  • Mengobati perdarahan: 1 mg secara intramuscular dan subkutan.

Efek Samping Prohem

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:
Peningkatan kadar plasma bilirubin (Hiperbilirubinemia), kekurangan oksigen dalam darah (sianosis), penyempitan pembuluh darah, rasa panas, kemerahan pada wajah, berkeringat, nyeri dada, hiperhidrosis, syok, reaksi hipersensitivitas, nyeri dan pembengkakan pada tempat injeksi.

Kontraindikasi:
Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Prohem 2mg/ml Ampul.

Interaksi Obat:
Memiliki efek antagonis dengan antikoagulan kumarin.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Prohem dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait