Sukses

Pengertian Profertil

Profertil adalah obat dengan kandungan Clomiphene citrate yang diindikasikan untuk infertilitas pada pasien dengan amenorea (tidak terjadinya perdarahan haid, minimal tiga bulan berturut-turut), sindrom Stein-Leventhal dan perdarahan uterus fungsional di mana kurangnya ovulasi. Profertil juga diindikasikan untuk meningkatkan proses pembentukan sperma pada pasien dengan oligospermia (jumlah sperma lebih rendah dari normal). Mekanisme kerja obat ini adalah dengan cara merangsang ovulasi (pelepasan sel telur) dengan menghambat efek dari estrogen di situs reseptor pada hipotalamus dan hipofisis, sehingga meningkatkan sekresi GnRH hipotalamus dengan pelepasan follicel stimulating hormon dan luteinizing hormon hipofisis berikutnya.

Keterangan Profertil

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Hormon Tropik & Obat Sintetis Terkait
  • Kandungan: Clomifene citrate 50 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 1 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Sydna Farma / Kalbe Farma
  • Harga: Rp170.000 - Rp312.000/ Strip

Kegunaan Profertil

Profertil diindikasikan untuk mengatasi ketidaksuburan pada pasien dengan amenorea, sindrom Stein-Leventhal dan perdarahan uterus fungsional di mana kurangnya ovulasi,  meningkatkan proses pembentukan sperma pada pasien dengan oligospermia (jumlah sperma lebih rendah dari normal).

Dosis & Cara Penggunaan Profertil

Profertil merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Infertilitas Anovulasi
    • Dosis: 1 tablet diminum setiap hari selama 5 hari dimulai pada hari ke 5 dari siklus menstruasi atau kapan saja dalam kasus amenorea (tidak teradi haid minimal selama 3 bulan berturut-turut). Ovulasi biasanya terjadi 6-10 hari setelah dosis terakhir.
    • Jika ovulasi tidak terjadi, program lebih lanjut: diminum 2 x sehari 1 tablet selama 5 hari dapat diberikan.
  2. Oligospermia
    • Dosis: diminum 1 x sehari 1 tablet selama 40-90 hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius. Terhindar dari cahaya.

Efek Samping Profertil

Efek samping  yang mungkin terjadi adalah:

  • Keluhan saluran pencernaan
  • Hot flushes (gejala yang dialami saat menopause atau perimenopause, ditandai dengan rasa panas yang sangat dengan berkeringat dan detak jantung yang cepat)
  • Ruam kulit
  • Penglihatan kabur
  • Sakit kepala
  • Insomnia
  • Pembesaran ovarium berlebihan dan pembentukan kista ovarium
  • Kehamilan ganda

Overdosis
Penggunaan Clomifene dalam dosis berlebih dapat menimbulkan beberapa gejala:

  • Mual, muntah
  • Penglihatan kabur
  • Skotomata (kecacatan pada lapang pandang)
  • Pembesaran ovarium dengan nyeri panggul atau perut

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Insufisiensi (kebocoran) hati.
  • Kista ovarium; kelainan organik pituitari, ovarium atau organ reproduksi lainnya.
  • Kehamilan.

Interaksi Obat

  • Dapat meningkatkan efek samping ospemifene.

Kategori Kehamilan
Kategori X: Penelitian pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan janin atau ada bukti risiko janin berdasarkan pengalaman manusia atau keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang mungkin ada. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita yang sedang atau mungkin hamil.