Sukses

Pengertian Primodiar

Primodiar merupakan obat antidiare berbentuk tablet yang diproduksi oleh Sampharindo Perdana. Obat ini mengandung Loperamide HCl yang diindikasikan untuk mengobati diare. Loperamide bekerja dengan mengurangi peristaltik propulsi dan meningkatkan transit usus dengan mengikat reseptor opiat di dinding usus. Meningkatkan nada sfingter anal, sehingga mengurangi inkontinensia dan urgensi.

Keterangan Primodiar

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidiare
  • Kandungan: Loperamide HCl 2 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Sampharindo Perdana.

Kegunaan Primodiar

Primodiar digunakan untuk mengobati dan mengatasi diare.

Dosis & Cara Penggunaan Primodiar

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Diare Akut
    Dewasa: Dosis awal: 2 tablet, di lanjutkan 1 tablet setelah buang air besar. Maksimal: 8 tablet setiap hari. Hentikan jika perbaikan klinis tidak diamati dalam 48 jam.
    Anak Usia 4-8 tahun: 1/2 (setengah) tablet 3-4 x sehari selama 3 hari;
    Anak Usia 9-12 tahun: 1 tablet 4 x sehari selama 5 hari.
  • Diare Kronis
    Dewasa: Dosis awalnya: 2-4 tablet setiap hari dalam dosis terbagi, dosis disesuaikan jika perlu. Maksimal: 8 tablet setiap hari; hentikan jika tidak ada perbaikan pada dosis ini setelah 10 hari.

Efek Samping Primodiar

Efek Samping yang mungkin timbul adalah:
Nyeri perut atau kembung, mual dan muntah, sembelit, mulut kering, kantuk, pusing, kelelahan, nyeri ulu hati, reaksi hipersensitivitas (misalnya: Ruam).
Berpotensi fatal: Paralytic ileus (terutama pada bayi dan anak kecil).

Kontraindikasi:
Tidak boleh di berikan pada penderita colitis terkait antibiotik, kolitis ulserativa akut, enterokolitis bakteri, penyakit radang usus akut, distensi abdomen.

Interaksi Obat:
Meningkatkan kadar plasma jika di berikan bersamaan dengan penghambat P-glikoprotein (misalnya: Quinidine, ritonavir). Dapat mengurangi pajanan terhadap saquinavir.

Kategori Kehamilan:
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika erikat) mengkategorikan Primodiar dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait