Sukses

Pengertian Prilos

Prilos merupakan sediaan obat dalam bentuk tablet yang diproduksi oleh Pyridam Farma. Prilos adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar asam lambung misalnya pada penderita tukak lambung. Setiap kapsul Prilos mengandung Omeprazole 20 mg.

Keterangan Prilos

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antasida, Agen Antirefluks, dan Antiulserasi
  • Kandungan: Omeprazole 20 mg
  • Bentuk: Kapsul Lepas Lambat 
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 4 Kapsul Lepas Lambat
  • Farmasi: Pyridam Farma.

Kegunaan Prilos

Prilos adalah obat yang digunakan untuk mengobati maag, tukak lambung, refluks esofagus (asam dari perut mengalir kembali ke esofagus).

Dosis & Cara Penggunaan Prilos

Prilos termasuk golongan obat keras, sehingga pembelian dan penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter.

Dosis Prilos:

  • Pemberantasan H. pylori terkait dengan penyakit tukak lambung
    Dewasa: 20 mg tawaran untuk 1 minggu dalam kombinasi dengan klaritromisin dan dengan amoksisilin atau metronidazol. Atau, 40 mg sekali sehari selama 1 minggu dalam kombinasi dengan amoksisilin dan metronidazol.
    Anak > 4 tahun 15-30 kg: 10 mg tawaran. 31-> 40 kg: 20 mg tawaran. Semua dosis diberikan dalam kombinasi dengan amoksisilin dan klaritromisin selama 1 minggu.
  • Tukak Lambung (Maag)
    Dewasa: 20 mg atau 40 mg sekali sehari. Durasi pengobatan: 4 minggu (ulkus duodenum); 8 minggu (tukak lambung). Pemeliharaan: 10-20 mg sekali sehari, dapat meningkat hingga 40 mg sesuai dengan respons.
    Penyakit refluks gastroesofagus
    Dewasa: 20 mg sekali sehari selama 4-8 minggu. Untuk kasus parah: 40 mg sekali sehari selama 8 minggu. Pemeliharaan: 10 mg sekali sehari, dapat meningkat menjadi 20-40 mg sekali sehari jika perlu.
    Anak:
    ≥1 tahun dengan berat 10-20 kg: 10 mg sekali sehari, meningkat menjadi 20 mg sekali sehari jika perlu.
    ≥2 tahun dengan berat> 20 kg: 20 mg sekali sehari, meningkat menjadi 40 mg sekali sehari jika perlu.
    Durasi pengobatan: 4-8 minggu.
  • Sindrom Zollinger-Ellison
    Dewasa: Awalnya, 60 mg setiap hari, sesuaikan sesuai kebutuhan. Dosis umum: 20-120 mg setiap hari. Dosis> 80 mg harus diberikan dalam 2 dosis terbagi.

Efek Samping Prilos

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:
Rendahnya kadar magnesium dalam tubuh (Hipomagnasaemia), patah tulang karena osteoporosis, diare terkait Clostridium difficile, kekurangan vitamin B12 (jika di gunakan sebagai terapi jangka panjang), infeksi saluran cerna (misal. Salmonella, Campylobacter), mual, muntah, diare, sembelit, perut kembung, sakit perut, kelemahan, lemas , peningkatan enzim hati, biduran, ruam, gatal, sakit kepala, pusing, mengantuk, vertigo, sulit tidur, dan batuk.

Kontraindikasi:
Tidak boleh di gunakan bersamaan dengan nelfinavir.

Interaksi Obat:

  • Dapat menurunkan konsentrasi nelfinavir dan atazanavir dalam plasma.
  • Meningkatkan risiko hipomagnesemia jika di berikan bersamaan dengan diuretik.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi plasma tacrolimus, methotrexate.
  • Dapat menurunkan penyerapan itraconazole, ketoconazole, posaconazole, erlotinib.
  • Dapat menurunkan metabolisme diazepam, fenitoin, cilostazol.
  • Dapat mengurangi aktivitas antiplatelet clopidogrel.
  • Dapat meningkatkan bioavailabilitas digoxin.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Prilos dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait