Sukses

Pengertian Pridesia

Pridesia merupakan sediaan obat dalam bentuk tablet yang diproduksi oleh Sanbe Farma. Pridesia adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan pada orang dewasa misalnya pada penyakit gangguan pencernaan seperti terganggunya kemampuan mencerna makanan (gastroparesis), naiknya asam lambung ke kerongkongan (refluks esofagitis) dan refluks gastroesofagus (GERD) parah pada anak-anak. Setiap tablet Pridesia mengandung Cisapride Monohydrate.

Keterangan Pridesia

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Regulator Traktus Gastrointestinal (GIT), Antiflatulen dan Antiinflamasi
  • Kandungan: Cisapride Monohydrate 5 mg
  • Bentuk: Tablet 
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan Pridesia

Pridesia adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan kemampuan mencerna makanan (gastroparesis), naiknya asam lambung ke kerongkongan (refluks esofagitis), dan refluks gastroesofagus (GERD) parah pada anak-anak.

Dosis & Cara Penggunaan Pridesia

Pridesia termasuk golongan obat keras, sehingga pembelian dan penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter.

Dosis Pridesia:
Dewasa: Dosis awalnya: 5 mg. Diminum 3-4 kali sehari. Maksimal: 40 mg.
Anak: Dosis awalnya: 0,2 mg/kg 3-4 kali sehari. Maksimal: 0,8 mg/kg/hari atau 20 mg/hari.

Harus diminum dalam keadaan perut kosong: minum 15 menit sebelum makan dan sebelum tidur.

Efek Samping Pridesia

Efek Samping yang mungkin timbul adalah:
Pusing, mual, radang tenggorokan, nyeri dada, kelelahan, sakit punggung, depresi, dehidrasi, nyeri otot, kram perut, diare, ruam, gatal, biduran, pembengkakan dibawah kulit (angioedema), dan gangguan yang terjadi otot bronkus (bronkospasme).

Kontraindikasi:
Tidak dapat digunakan pada pasien dengan riwayat perdarahan pada saluran cerna, obstruksi mekanik atau perforasi.

Interaksi Obat:

  • Meningkatkan kadar plasma jika diberikan bersama antijamur azole, makrolida, inhibitor protease human immunodeficiency virus (HIV), nefazodon.
  • Meningkatkan risiko aritmia dan perpanjangan QT jika diberikan bersama antiaritmia, antidepresan trisiklik dan tetrasiklik, antipsikotik, astemizol, sparfloxacin.
  • Meningkatkan efek antikoagulan.
  • Dapat meningkatkan penyerapan simetidin dan ranitidin.
  • Efek ditentang oleh antikolinergik.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Pridesia dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Kategori C : Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait