Sukses

Pengertian Prevenar 13

Prevenar 13 adalah sediaan obat yang diproduksi oleh Pfizer Indonesia. Prevenar 13 adalah vaksin yang ditujukkan pada anak-anak usia 6 minggu hingga 5 tahun, sebaga iimunisasi aktif untuk pencegahan penyakit pneumonia (infeksi paru-paru) dan otitis media (infeksi pada telinga bagian tengah) akut yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae 1, 3, 4, 5, 6A, 6B, 7F, 9V, 14, 18C, 19A, 19F, dan 23F. Pada orang dewasa yang berusia 50 tahun ke atas, Prevnar 13 diindikasikan untuk imunisasi aktif untuk pencegahan pneumonia dan penyakit invasif yang disebabkan oleh bakteri serotipe Streptococcus pneumoniae 1, 3, 4, 5, 6A, 6B, 7F, 9V, 14V, 14, 18C, 19A , 19F & 23F.
Prevenar 13 berfungsi untuk melindungi tubuh dari ancaman 13 jenis bakteri yang disebut Streptococcus pneumoniae yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit pneumokokus, mulai dari infeksi telinga pneumonia dan meningitis.

Keterangan Prevenar 13

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Vaksin, Antisera dan Imunologi
  • Kandungan: Vaksin konjugat polisakarida pneumokokus (13-valent, teradsorpsi)
  • Bentuk: Suspensi Injeksi
  • Satuan Penjualan: Pre-filled Syringe
  • Kemasan: Box, 1 Pre-filled Syringe @ 0,5 mL
  • Farmasi: Pfizer Indonesia.
  • Harga: -

Kegunaan Prevenar 13

Prevenar 13 adalah vaksin yang ditunjukkan pada anak-anak 6 minggu hingga 5 tahun, untuk imunisasi aktif untuk pencegahan penyakit invasif pneumonia dan otitis media akut yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae 1, 3, 4, 5, 6A, 6B, 7F, 9V , 14, 18C, 19A, 19F, dan 23F. Pada orang dewasa yang berusia 50 tahun ke atas, Prevenar 13 diindikasikan untuk imunisasi aktif untuk pencegahan pneumonia dan penyakit invasif yang disebabkan oleh serotipe Streptococcus pneumoniae 1, 3, 4, 5, 6A, 6B, 7F, 9V, 14V, 14, 18C, 19A , 19F & 23F.

Dosis & Cara Penggunaan Prevenar 13

Prevenar 13 merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep Dokter.

Cara Penggunaan Prevenar Vaksin:
0,5 mL / dosis melalui injeksi intramuscular (melalui otot) pada aspek anterolateral paha (otot vastus lateralis) pada bayi, atau otot deltoid lengan atas pada anak muda.

  • Bayi 6 minggu - 6 bulan:
    3 dosis primer dan 1 dosis booster: Seri imunisasi yang direkomendasikan terdiri dari 4 dosis, masing-masing 0,5 mL. Seri bayi primer terdiri dari 3 dosis, dengan dosis pertama yang biasanya diberikan pada usia 2 bln dan interval minimal 1 bln antara dosis. Dosis pertama dapat diberikan pada usia 6 minggu. Dosis ke 4 (penguat) direkomendasikan antara usia 11 & 15 bulan. Seri primer 2 dosis & dosis booster 1: Seri imunisasi yang disarankan: Atau, ketika Prevenar 13 diberikan sebagai bagian dari program imunisasi bayi rutin, seri yang terdiri dari 3 dosis, masing-masing 0,5 mL. Dosis 1 diberikan pada 2 bln dan dosis 2 2 bln kemudian. Dosis ke-3 (penguat) direkomendasikan antara usia 11-15 tahun.
  • Bayi prematur (3 dosis primer dan 1 dosis pendorong: Seri imunisasi yang direkomendasikan terdiri dari 4 dosis, masing-masing 0,5 mL. Seri bayi primer terdiri dari 3 dosis, dengan dosis pertama diberikan pada usia 2 bln dan interval minimal 1 bls antara dosis. Dosis pertama dapat diberikan pada usia 6 minggu. Dosis ke 4 (penguat) direkomendasikan pada sekitar usia 12 bulan.
  • Dosis 7-11 bulan:
    3 dosis terdiri dari 2 dosis yang tidak divaksin, masing-masing 0,5 mL b / interval minimal 1 bulan, kemudian dosis ketiga pada 2 tahun,
  • Dosis tidak teratur 12-23 bulan:
    2 dosis, masing-masing 0,5 mL, minimal interval 2 bulan.
  • Anak yang tidak divaksinasi 2-5 tahun:
    1 dosis tunggal 0,5 mL. Anak yang divaksinasi 2-5 tahun 1 dosis tunggal 0,5 mL.
  • Anak yang divaksinasi 12-23 bulan:
    2 dosis dengan minimal interval 2 bulan.
  • Dewasa ≥50 tahun:
    1 dosis tunggal.
  • Pasien dengan risiko infeksi pneumokokus yang lebih tinggi dan yang sebelumnya divaksinasi dengan vaksin polisakarida pneumokokus valensi 23 (PPSV23):
    2 dosis dengan interval 6 bulan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-8 derajat Celcius.

Efek Samping Prevenar 13

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Reaksi di tempat injeksi (misalnya nyeri, kemerahan, memar, bengkak)
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Ruam
  • Kelelahan
  • Nafsu makan menurun
  • Menggigil
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Sulit tidur

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang hipersensitif terhadap vaksin terkonjugasi polisakarida pneumokokus (13-valent, teradsorpsi)
  • Pemberian bersamaan dengan vaksin toksoid difteri
  • Penyakit demam akut dan parah

Kategori Kehamilan
Belum ada data yang tersedia mengenai keamanan Prevenar 13 pada wanita hamil. 

Perhatian Menyusui
Belum ada data yang tersedia mengenai keamanan Prevenar 13 pada wanita hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait