Sukses

Pengertian Prednox

Prednox adalah obat mengandung Methylprednisolone, obat ini diproduksi oleh Pyridam Farma. Prednox termasuk dalam golongan Hormon Kortikosteroid, kortikosteroid berperan dalam sistem fisiologis seperti respon stres, respon kekebalan tubuh dan pengaturan inflamasi, metabolisme karbohidrat, katabolisme protein, kadar elektrolit darah dan perilaku. Prednox digunakan untuk mengurangi pembengkakan (inflamasi) dan menekan respon sistem sistem imun.
Penggunaan obat ini sebaiknya tidak digunakan pada pasien Diabetes Melitus, karena membuat kenaikan tingkat gula darah yang dapat memperburuk diabetes.

Keterangan Prednox

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid
  • Kandungan: Methylprednisolone 4 mg; Methylprednisolone 8 mg; Methylprednisolone 16 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Pyridam Farma
  • Harga Prednox 4 mg: Rp40.000 - Rp52.000/ Strip
  • Harga Prednox 8 mg: Rp65.000 - Rp83.000/ Strip
  • Harga Prednox 16 mg: Rp85.000 - Rp123.000/ Strip

Kegunaan Prednox

Prednox digunakan untuk mengurangi pembengkakan (inflamasi) dan menekan respon sistem sistem imun.

Dosis & Cara Penggunaan Prednox

Penggunaan Prednox harus berdasarkan resep Dokter.  Aturan penggunaan:

  • Anti inflmasi/peradangan dan imunosupresif (penekan sistem imun)
    Pada dewasa sebagai dosis awal 2-60 mg perhari dalam dosis terbagi, tergantung pada penyakit yang sedang diobati.
    Anak-anak 0.5-1.7 mg/kg berat badan dalam dosis terbagi setiap 6-12 jam.
  • Mengatasi alergi pada orang dewasa :
    Hari pertama diminum 24 mg ( 8 mg sebelum sarapan, 4 mg setelah makan siang, 4 mg setelah makan malam dan 8 mg saat tidur malam).
    Hari ke-2 diminum 20 mg ( 4 mg sebelum sarapan, 4 mg sesudah makan siang, 4 mg sesudah makan malam dan 8 mg saat tidur malam).
    Hari ke-3 diminum 16 mg (4 mg sebelum sarapan, 4 mg sesudah makan siang, 4 mg sesudah makan malam dan 4 mg saat tidur malam).
    Hari ke-4 diminum 12 mg (4 mg sebelum sarapan, 4 mg sesudah makan siang dan 4 mg saat tidur malam).
    Hari ke-5 diminum 8 mg (4 mg sebelum sarapan dan 4 mg saat tidur malam).
    Hari ke-6 diminum 4 mg sebelum sarapan.
    Atau sesuai petunjuk Dokter.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Prednox

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Prednox, yaitu:

  • Sulit tidur, sakit kepala
  • Perubahan nafsu makan, mual dan muntah
  • Meningkat produksi keringat
  • Moon face (wajah terlihat bengkak atau gemuk)
  • Mulas.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Prednox pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Intratekal (lumbar spinal).
  • Vaksin hidup atau dilemahkan pada pasien yang menerima dosis imunosupresif (penekan sistem imun).
  • Infeksi jamur sistemik (umum) kecuali terapi digunakan anti-infektif spesifik.
  • Penggunaan secara ntramuskular (penyuntikan ke otot) pada idiopatik thrombocytopenic purpura (penyakit kelainan autoimun yang berdampak trombosit atau platelet. Kondisi ini bisa menyebabkan mudah mengalami memar atau berdarah, dan terjadi secara berlebihan).

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan Prednox:

  • Siklosporin
  • Glikosida atau digitalis
  • Estrogen, termasuk kontrasepsi oral
  • Rifampisin dan barbiturat
  • Ketoconazole dan eritromisin
  • Aspirin atau obat anti inflamasi non steroid lainnya
  • Antikoagulan dari warfarin
  • Antidiabetik

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Prednox kedalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Methylprednisolone terserap kedalam ASI, gunakan dengan hati-hati dan konsultasikan pada dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait