Sukses

Pengertian Pospargin

Pospargin 0.2mg/ml Ampul adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan menangani kasus perdarahan postpartum dan postabortal. Obat Pospargin 0.2mg/ml Ampul mengandung Methylergometrine, obat yang termasuk golongan alkaloid ergot. Methylergometrine adalah obat dengan fungsi untuk mengatasi perdarahan setelah melahirkan. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan kontraksi rahim. Methylergometrine maleate menimbulkan kontraksi otot uterus dengan cara meningkatkan frekuensi dan amplitudo kontraksi pada dosis rendah dan meningkatkan tonus uterus basal pada dosis tinggi dengan cepat dan poten melalui reseptor alfa-adrenergik sehingga menghentikan perdarahan uterus.

Keterangan Pospargin

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat yang Bekerja pada Uterus.
  • Kandungan: Methylergometrine 0.2 mg.
  • Bentuk: Ampul.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Ampul 1 mL.
  • Farmasi: Kalbe Farma PT.

Kegunaan Pospargin

Pospargin 0.2mg/ml Ampul diindikasi untuk mencegah dan mengobati pendarahan pasca persalinan dan pasca abortus, termasuk pendarahan uterus karena sectio caesaria, penanganan aktif kala III pada partus, pendarahan uterus setelah placenta lepas.

Dosis & Cara Penggunaan Pospargin

Pospargin 0.2mg/ml Ampul termasuk kedalam obat keras, yang hanya dapat dibeli dengan resep dari Dokter dan dapat dikonsumsi sesuai dengan aturan pakai yang diberikan oleh Dokter. Aturan Pakai Pospargin 0.2mg/ml Ampul sebagai berikut :
Penanganan aktif stadium ke-3 proses kelahiran : 0,1-0,2 mg secara intravena lambat. Atonia/perdarahan rahim : 0,2 mg secara intramuskular atau 0,1-0,2 mg secara intravena. Dapat diulangi dengan jarak waktu 2 jam atau lebih. Perdarahan dalam masa nifas, subinvolusi, lokiometra : 0,1-0,2 mg secara subkutan atau intramuskular, sampai dengan 3 kali sehari, pada wanita menyusui : selama 3 hari atau kurang.

Efek Samping Pospargin

Efek samping yang mingkin terjadi mual, muntah dan sakit perut dapat terjadi pada pemberian dosis yang besar. Hipertensi dapat terjadi terutama setelah penyuntikan IV yang cepat. Dilaporkan timbulnya kelainan kulit, nyeri kepala atau reaksi kardiovaskular seperti vertigo, takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit) atau bradikardia (denyut jantung yang lambat).

Artikel
    Penyakit Terkait