Sukses

Pengertian Pondex

Pondex Sirup merupakan obat yang diproduksi oleh Ferron Pharmaceuticals. Obat ini mengandung Asam mefenamat yang diindikasikan untuk sakit gigi, sakit kepala, nyeri otot, nyeri setelah operasi, nyeri setelah melahirkan, nyeri pinggang, dismenore (nyeri perut saat haid).

Keterangan Pondex

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antiinflamasi Non Steroid
  • Kandungan: Asam Mefenamat 50 mg / 5 mL
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Box, 1 Botol @ 60 mL
  • Farmasi: Ferron Pharmaceuticals.

Kegunaan Pondex

Pondex sirup diindikasikan untuk meringankan nyeri.

Dosis & Cara Penggunaan Pondex

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Anak Berusia > 6 Bulan: 3-4 x sehari 6,25mg/kg berat badan
  • Anak Usia > 14 tahun dan Dewasa: Dosis awal 20 mL, kemudian 10 mL tiap 6 jam.

Efek Samping Pondex

Efek Samping yang mungkin dapat timbul adalah:
Hipertensi, takikardia (detak jantung cepat), hipotensi, sakit perut, muntah, pencernaan yang terganggu, sembelit, diare, mual, mulas, perforasi saluran pencernaan, ulkus peptikum, perut kembung; penurunan hematokrit, trombositopenia (jumlah trombosit darah rendah), anemia hemolitik, anemia aplastik, agranulositosis, leukopenia (umlah sel darah putih kurang dari normal), eosinofilia; sakit kepala, pusing, gugup, kantuk, susah tidur, gugup, gelisah, bingung, gemetar, vertigo; penglihatan kabur, konjungtivitis, tinitus, gangguan pendengaran; fungsi ginjal abnormal, edema (bengkak), proteinuria (urin mengandung jumlah protein yang tidak normal), sistitis (peradangan kandung kemih); urtikaria (biduran), ruam, pruritus (gatal), alopesia (kebotakan), keringat, fotosensitifitas, depresi pernafasan, pneumonia, demam, infeksi.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap asam mefenamat, aspirin atau obat anti inflamasi non steroid lainnya. Pasien dengan penyakit radang usus, ulserasi aktif atau radang kronis saluran pencernaan atas atau bawah, gagal ginjal. Riwayat asma, urtikaria (biduran), reaksi tipe alergi.

Interaksi Obat:
Penggunaan bersamaan dengan inhibitor isoenzim CYP2C9 dapat mengubah efek asam mefenamat. Dapat meningkatkan toksisitas metotreksat. Pengurangan respons BP terhadap inhibitor ACE atau antagonis reseptor angiotensin II. Meningkatkan risiko kejadian iritasi saluran pencernaan serius dengan aspirin. Dapat mengurangi efek natriuretik dari furosemide atau diuretik thiazide. Dapat meningkatkan efek antikoagulan warfarin.

Kategori Kehamilan:
Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Kategori D (Hindari selama trimester ketiga atau menjelang persalinan): Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Artikel
    Penyakit Terkait