Sukses

Pengertian Pirabrain

Pirabrain adalah obat yang diproduksi oleh Interbat Indonesia. Pirabrain mengandung zat aktif Piracetam. Pirabrain digunakan untuk mengobati penderita gangguan involusi, seperti menurunnya daya ingat, kekuatan tubuh berkurang, penurunan kognisi otak, dan infark serebral yaitu kondisi dimana jaringan di otak mengalami kerusakan akibat tidak mendapatkan cukup suplai oksigen. 

Keterangan Pirabrain

  1. Pirabrain Kapsul
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Piracetam 400 mg
    • Bentuk: Kapsul 
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 6 Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Interbat Indonesia
    • Harga: Rp24.000 - Rp38.000/ Strip
  2. Pirabrain Kaplet 
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Piracetam 1200 mg
    • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 6 Strip @ 10 Kaplet
    • Farmasi: Interbat Indonesia
    • Harga: Rp45.000 - Rp76.000/ Strip
  3. Pirabrain Sirup 
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Piracetam 500 mg/mL
    • Bentuk: Sirup 
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Box, Botol @ 100 mL
    • Farmasi: Interbat Indonesia
    • Harga: Rp53.000 - Rp80.000/ Botol
  4. Pirabrain Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Piracetam 200 mg/mL
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box, 4 dan 5 Ampul @ 5 dan 15 mL
    • Farmasi: Interbat Indonesia
    • Harga: -

Kegunaan Pirabrain

Pirabrain adalah obat yang digunakan untuk meningkatkan daya ingat akibat jaringan otak yang kerusakan.

Dosis & Cara Penggunaan Pirabrain

Pirabrain merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep dokter.

  1. Pirabrain Kapsul, Kaplet, dan Sirup
    • Terapi tambahan pada gangguan pada sisten saraf pusat (mioklonus kortikal)
      • Dewasa: Awalnya, 7.2 gram setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi; dapat meningkat 4.8 g setiap 3-4 hari.
      • Maksimal: 24 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Terapi tambahan pada penurunan kognisi otak karena gangguan otak (insufisiensi serebrokortikal)
      • Dewasa: 2.4 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi. Untuk kasus yang parah: Hingga 4.8 g setiap hari atau lebih tinggi.
  2. Pirabrain Injeksi
    • Terapi tambahan pada gangguan pada sisten saraf pusat (mioklonus kortikal)
      • Dewasa: Awalnya, 7.2 gram setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi; dapat meningkat 4.8 g setiap 3-4 hari. Diberikan melalui injeksi intravena (melalui pembuluh darah).
      • Maksimal: 24 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Terapi tambahan pada penurunan kognisi otak karena gangguan otak (insufisiensi serebrokortikal)
      • Dewasa: 2.4 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi. Untuk kasus yang parah: Hingga 4.8 g setiap hari atau lebih tinggi. Diberikan melalui injeksi intravena (melalui pembuluh darah).

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Pirabrain

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Mengantuk
  • Gugup
  • Kebingungan
  • Halusinasi
  • Depresi
  • Badan lemas
  • Vertigo
  • Sakit kepala
  • Insomnia
  • Epilepsi yang memburuk
  • Gangguan keseimbangan
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Mual, muntah
  • Gangguan pendarahan
  • Ruam, dan gatal

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Pirabrain
  • Pasien dengan riwayat pendarahan otak
  • Penderita gagal ginjal (CrCl <20 mL / menit)
  • Ibu hamil dan menyusui


Interaksi Obat

  • Dapat menyebabkan kebingungan, iritabilitas dan gangguan tidur dengan ekstrak tiroid.
  • Peningkatan efek farmakologis dari antikoagulan, antiplatelet (misalnya Asam asetilsalisilat).

Kategori Kehamilan
Penggunaan Pirabrain dikontraindikasikan untuk ibu hamil. 

Perhatian Menyusui
Penggunaan Pirabrain dikontraindikasikan untuk ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait