Sukses

Pengertian Pimaryl

Pimaryl merupakan sediaan obat dalam bentuk kaplet yang diproduksi oleh Lapi Indonesia. Pimaryl adalah obat yang digunakan untuk mengobati pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Pimaryl mengandung zat aktif Glimepiride. Glimepiride bekerja dengan cara menstimulasi pelepasan insulin dari sel-sel β pankreas dan mengurangi keluaran glukosa dari hati. Glimepiride juga meningkatkan sensitivitas insulin di situs target perifer.

Keterangan Pimaryl

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Agen Antidiabetes
  • Kandungan: Glimepiride 2 mg; Glimepiride 3 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Lapi Indonesia.

Kegunaan Pimaryl

Pimaryl adalah obat yang digunakan untuk mengobati pasien Diabetes Mellitus tipe 2.

Dosis & Cara Penggunaan Pimaryl

Pimaryl merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter. Aturan penggunaan:

Dewasa: Awalnya, 1-2 mg setiap hari. Dapat ditingkatkan dengan penambahan 1-2 mg pada interval 1-2 minggu.
Pemeliharaan: 4 mg setiap hari. Maksimal : 6 mg setiap hari.
Lansia: Awalnya, 1 mg sekali sehari.

Efek Samping Pimaryl

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:
Pusing,sakit kepala, mual, peningkatan Tes alanine aminotransferase (ALT) serum, gejala mirip flu, cedera tak disengaja, sesak nafas, penurunan tekanan darah, syok, trombositopenia, dan purpura trombositopenik.

Kontraindikasi:
Hipersensitif atau alergi terhadap obat glimepiride, sulfonilurea lain dengan sulfonamid.
Ketoasidosis diabetika dengan atau tanpa koma.
Gangguan ginjal atau hati berat.

Interaksi Obat:
Dapat berinteraksi dengan obat-obatan golongan salisilat, sulfonamid, kloramfenikol, klaritromisin, antikoagulan kumarin, probenecid, inhibitor CYP2C9, turunan asam fibrat, disopiramid, fluoksetin, kuinolon, penghambat angiotensin converting enzyme (ACE), monoamine oxidase inhibitors(MAOI), dan β-blocker dapat mempotensiasi aksi hipoglikemia.
Tiazid dan diuretik lainnya, kortikosteroid, fenotiazin, produk tiroid, estrogen, fenitoin, asam nikotinat, simpatomimetik, dan induktor CYP2C9 dapat mengurangi efek hipoglikemik glimepiride.
Konsentrasi plasma berkurang dengan colesevelam.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Pimaryl dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait