Sukses

Pengertian PGB

PGB adalah obat yang mengandung pregabalin dalam bentuk kapsul, diproduksi oleh Ferron Par Pharmaceutical/Dexa Medica. PGB digunakan digunakan untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri pada saraf akibat gangguan dan kerusakan saraf, mengobati jenis kejang tertentu seperti kejang parsial.

Keterangan PGB

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat untuk Nyeri Neuropatik
  • Kandungan: Pregabalin 50 mg; Pregabalin 75 mg; Pregabalin 150 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Kapsul
  • Farmasi: Ferron Par Pharmaceutical/Dexa Medica.

Kegunaan PGB

PGB digunakan untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri pada saraf akibat gangguan dan kerusakan saraf.

Dosis & Cara Penggunaan PGB

PGB merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan PGB juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu.

  • Nyeri neuropatik (Gangguan Saraf)
    Dewasa: Dosis awalnya: 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan menjadi 300 mg / hari setelah 3-7 hari. Maksimal: 600 mg / hari setelah interval 7 hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.
  • Fibromyalgia (Nyeri diseluruh tubuh)
    Dewasa: Dosis awalnya: 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan hingga 300 mg / hari setelah minggu. Maksimal: 450 mg / hari, jika perlu. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.
  • Tambahan kejang parsial
    Dewasa: Dosis awalnya: 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan hingga 300 mg / hari setelah minggu. Maksimal: 600 mg / hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.
  • Kegelisahan
    Dewasa: Dosis awalnya; 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan 150 mg setiap minggu. Maksimal: 600 mg / hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu antara 15-30°C.

Efek Samping PGB

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah pusing, sakit kepala, penglihatan kabur, vertigo, kelelahan, lekas marah, nyeri otot, kram otot, nyeri punggung dan tungkai, insomnia, amnesia, mulut kering, sembelit, diare, muntah, mual, perut kembung, peningkatan nafsu makan, peningkatan berat badan.

Kontraindikasi:
Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Pregabalin.

Interaksi obat:

  • Dapat mempotensiasi efek lorazepam.
  • Efek depresan sistem saraf pusat aditif jika diberikan bersamaan dengan opiat dan benzodiazepin.
  • Dapat meningkatkan risiko angioedema jika diberikan bersamaan dengan penghambat angiotensin-converting enzyme (ACE).
  • Dapat meningkatkan risiko peningkatan berat badan dan edema perifer jika diberikan bersamaan dengan thiazolidinediones.
  • Dapat meningkatkan efek alkohol.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan PGB ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis:

  • Pemberian PGB yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti penurunan kesadaran, keadaan bingung, agitasi, gelisah, dan kejang. Jarang, koma.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan simtomatik dan suportif. Dapat dihilangkan dengan hemodialisis. Pertimbangkan pemberian arang aktif jika konsumsi dalam 1 jam. Penanganan pasien overdosis harus dibantu oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait