Sukses

Pengertian Parkinal

Parkinal adalah obat yang mengandung trihexyphenidyl HCl. Obat ini digunakan untuk menangani gejala penyakit Parkinson

Parkinson merupakan gangguan sistem saraf yang memengaruhi gerakan seseorang. Meski tidak dapat disembuhkan, penggunaan obat-obatan dapat membantu meringankan gejala. 

Keterangan Parkinal

Berikut adalah keterangan Parkinal, mulai dari golongan obat hingga harga:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti Parkinson.
  • Kandungan: Trihexyphenidyl HCl 2 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 100 Tablet.
  • Farmasi: Harsen.
  • Harga: Rp270.000 – Rp500.000/ Botol.

Artikel Lainnya: 7 Olahraga Ini Cocok untuk Penderita Parkinson

Kegunaan Parkinal

Parkinal digunakan untuk terapi penyakit Parkinson.

Dosis & Cara Penggunaan Parkinal

Parkinal merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. 

  • Parkinsonisme

Hari pertama: 1 mg. 

Hari kedua: 2 mg, selanjutnya dinaikkan menjadi 2 mg/hari dengan jeda 3-4 hari, sampai dengan 6-10 mg/hari yang dibagi dalam 3-4 dosis. 

  • Parkinson yang diinduksi oleh obat

Dosis: 5-15 mg/hari, disarankan agar dosis awal 1 mg dosis tunggal. Pasien > 65 tahun perlu dosis lebih kecil.

Adapun aturan penggunaan obat Parkinal adalah: 

  • Obat dikonsumsi bersama makanan.
  • Berikan sebelum makan apabila pasien mengalami mulut kering, atau berikan sesudah makan apabila pasien mengalami mual atau air liur berlebih.
  • Berikan pada jam yang sama setiap harinya.

Cara Penyimpanan Parkinal

Simpan antara suhu 20-25 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Tanda Awal dari Penyakit Parkinson, Apa Saja?

Efek Samping Parkinal

Efek samping yang bisa terjadi pada penggunaan Parkinal meliputi:

  • Mulut kering.
  • Mual muntah.
  • Sembelit.
  • Pusing. 
  • Mengantuk.
  • Penglihatan kabur.
  • Sakit kepala.
  • Midriasis (pupil mata melebar).
  • Takikardia (detak jantung di atas normal).
  • Retensi urine.
  • Glaukoma sudut tertutup.
  • Kelemahan.
  • Ruam kulit.

Kontraindikasi

Jangan memberikan Parkinal kepada orang yang hipersensitif terhadap trihexyphenidyl HCl.

Artikel Lainnya: Benarkah Penderita Parkinson Memiliki Bau Badan yang Khas?

Interaksi Obat

Parkinal sebaiknya tidak diberikan bersamaan dengan obat-obatan berikut:

  • Phenothiazine.
  • Clozapine.
  • Antihistamin.
  • Disopyramide.
  • Nefopam.
  • Amantadine.
  • Obat antidepresan golongan MAOI.
  • Metoclopramide.
  • Domperidone.
  • Levodopa.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian yang memadai pada wanita hamil. Obat hanya dapat diberikan apabila manfaatnya melebihi risiko. 

Peringatan Menyusui

Tidak ada data. Dapat menghambat produksi ASI.

Artikel
    Penyakit Terkait