Sukses

Pengertian Pantopump

Pantopump adalah obat dalam bentuk serbuk injeksi yang mengandung Pantoprazole sodium. Pantopump berfungsi untuk mengatasi tukak duodenum, tukak lambung, peradangan esofagus sedang hingga berat. Pantopump bekerja dengan cara menghambat sel-sel yang menghasilkan asam lambung di lapisan lambung, sehingga produksi asam lambung menjadi berkurang.

Keterangan Pantopump

  1. Pantopump Kaplet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks dan Antiulserasi
    • Kandungan: Pantoprazole Sodium Sesquihydrate 40 mg
    • Bentuk: Kaplet Salut Enterik
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 7 Tablet
    • Farmasi: Phapros.
    • Pantopump Injeksi
    • Harga: Rp150.000 - Rp280.000/ Box
  2. Pantopump Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks dan Antiulserasi
    • Kandungan: Pantoprazole Sodium Sesquihydrate 40 mg
    • Bentuk: Serbuk Injeksi
    • Satuan Penjualan: Box
    • Kemasan: Box, 1 Vial @ 40 mg
    • Farmasi: Phapros.
    • Harga: Rp100.000 - Rp230.000/ Box

Kegunaan Pantopump

Pantopump digunakan untuk mengatasi tukak duodenum, tukak lambung, kasus inflamasi esofagus (refluks esofagitis) sedang dan berat.

Dosis & Cara Penggunaan Pantopump

Pantopump merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pada setiap pembelian dan penggunaannya harus menggunakan resep Dokter.

  1. Pantopump Kaplet
    • Membunuh bakteri H. pylori: 1 kaplet diminum 2 kali sehari, di kombinasikan dengan 1.000 mg amoksisilin diminum 2 kali sehari dan 500 mg klaritromisin diminum 2 kali sehari atau 500 mg metronidazol diminum 2 kali sehari dan 500 mg klaritromisin diminum 2 kali sehari atau 1.000 mg amoksisilin diminum 2 kali sehari dan 500 mg metronidazol diminum 2 kali sehari.
    • Tukak lambung dan duodenum, refluks esofagitis: 1 kaplet perhari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 2 kaplet setiap hari.
    • Sindrom Zollinger-Ellison dan kondisi hipersekresi patologis lainnya: dosis awalnya: 2 kaplet. Dosis dapat ditingkatkan atau dikurangi sesuai kebutuhan. Dosis> 2 kaplet harus diberikan 2 kali sehari.
    • Pasien dengan gangguan hati berat: 1 kaplet diminum tiap 2 hari.
    • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan lanjut usia: Maksimal dosis: 1 kaplet perhari. 
  2. Pantopump Injeksi
    • Tukak lambung & duodenum, refluks esofagitis: dosis 40 mg perhari diberikan melalui injeksi intravena (pembuluh darah).
    • Sindrom Zollinger-Ellison dan kondisi hipersekresi patologis lainnya: dosis awal: dosis 80 mg diberikan melalui injeksi intravena (pembuluh darah). Dosis dapat ditingkatkan atau dikurangi sesuai kebutuhan. Dosis> 80 mg harus diberikan 2 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.

 

Efek Samping Pantopump

Efek samping yang mungkin timbul adalah:

  • Sakit perut bagian atas
  • Diare
  • Sembelit
  • Perut kembung
  • Sakit kepala

Kontraindikasi

  • Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Pantopump.
  • Pantopump Kaplet: Pengobatan kombinasi untuk pemberantasan H. pylori tidak boleh diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi hati atau ginjal sedang sampai berat.

Interaksi Obat

  • Dapat mengurangi penyerapan ketokonazol.
  • Pantopump injeksi tidak boleh diberikan bersamaan dengan warfarin.

Kategori Kehamilan
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Pantopump kedalam Kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Tidak ada informasi tentang penyerapan Pantopump ke dalam ASI manusia. Pantopump kaplet sebaiknya hanya digunakan bila manfaat bagi ibu dianggap lebih besar daripada potensi risikonya bagi janin / bayi.

 

 

Artikel
    Penyakit Terkait