Sukses

Pengertian Panadol

Panadol adalah sediaan obat yang memiliki beragam jenis fungsi. Beberapa varian fungsi tersebut, di antaranya Panadol biasa berwarna biru, Panadol Extra berwarna merah, dan Panadol Anak.

Panadol, Panadol Extra, dan Panadol Anak mengandung paracetamol. Ketiga varian ini digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan menurunkan demam

Panadol juga tersedia dalam dua varian fungsi lainnya, seperti Panadol flu dan batuk dan Panadol Cold + Flu yang berwarna hijau. Varian Cold + Flu digunakan untuk membantu meredakan gejala flu yang disertai dengan batuk tidak berdahak.

Artikel Lainnya: Jenis-Jenis Demam dan Berbagai Penyebabnya

Keterangan Panadol

Sebelum digunakan, bacalah beberapa keterangan obat Panadol berikut ini:

  1. Panadol Kaplet (Panadol Biru)

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 500 mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: Rp. 8.000 - Rp. 14.000/ Strip.
  1. Panadol Extra (Panadol Merah)

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 500 mg, Caffeine 65 mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: Rp. 9.500 - Rp. 18.000/ Strip.
  1. Panadol Anak Tablet Kunyah

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 120 mg.
  • Bentuk: Tablet Kunyah.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet Kunyah.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: Rp. 11.000 - Rp. 25.000/ Strip.
  1. Panadol Anak Drops

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 100 mg/mL.
  • Bentuk: Drops.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 15 mL.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: Rp. 38.000 - Rp. 55.000/ Botol.
  1. Panadol Anak Sirup

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 160 mg/5 mL.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 30 mL; Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: Rp. 24.000 - Rp. 100.000/ Botol.
  1. Panadol Anak Sirup Forte

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 250 mg/5 mL.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: Rp 44.000 - Rp. 100.000/ Botol.
  1. Panadol Flu dan Batuk

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 500mg, Phenylephrine HCl 5mg, Dextromethorphan HBr 15mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: RP. 11.500 - Rp. 26.000/ Strip.
  1. Panadol Cold + Flu

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 500mg, Pseudoephedrine HCl 30mg, Dextromethorphan HBr 15mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet.
  • Farmasi: Sterling Products Indonesia/Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: RP. 11.500 - Rp. 26.000/ Strip.

Artikel Lainnya: Sakit Kepala Saat Menstruasi, Ini Solusinya 

Kegunaan Panadol

Panadol, Panadol Extra, dan Panadol Anak digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan menurunkan demam. 

Sementara, Panadol Flu dan Batuk, Panadol Cold + Flu digunakan untuk membantu meredakan gejala flu yang disertai dengan batuk tidak berdahak.

Dosis & Cara Penggunaan Panadol

Cara penggunaan Panadol adalah sebagai berikut: 

  1. Panadol Biru

  • Dewasa dan anak ≥12 tahun: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari. Maksimal: 8 kaplet per hari.
  • Anak-anak 6-11 tahun: ½-1 kaplet, 3-4 kali sehari. Maksimal: 4 kaplet per hari.
  1. Panadol Extra (Merah)

  • Dewasa dan anak ≥12 tahun: 1 kaplet, 3-4 kali sehari. Maksimal: 8 kaplet per hari.
  1. Panadol Anak Tablet Kunyah

  • Anak usia 2-5 tahun: 1-2 tablet kunyah, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 2-4 tablet kunyah, 3-4 kali sehari.
  • Tablet dapat dikunyah langsung, dihancurkan, atau dicampurkan dengan air/jus buah.
  1. Panadol Anak Drops

  • Anak usia 7-12 tahun: 2,4 ml, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 4-6 tahun: 1,2 ml, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 1-3 tahun: 0,6-1,2 ml, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak usia < 1 tahun: 0,6 ml, diminum 3-4 kali sehari.
  1. Panadol Anak Sirup

  • Dewasa: 15-30 ml, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 7-12 tahun: 10 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 4-6 tahun: 5 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 1-3 tahun: 2.5-5 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 bulan: 2.5 ml, 3-4 kali sehari.
  1. Panadol Anak Sirup Forte

  • Anak usia 6-12 tahun: 3-4 kali sehari, 1 sendok takar (5 mL).
  • Anak usia diatas 12 tahun: 3-4 kali sehari, 2 sendok takar (10 mL).
  1. Panadol Flu dan Batuk

  • Dewasa: 1 kaplet diberikan setiap 4-6 jam. Maksimal: 8 kaplet per hari.
  1. Panadol Cold + Flu

  • Dewasa: 1 kaplet diberikan setiap 4-6 jam. Maksimal: 8 kaplet per hari.

Cara Penyimpanan Panadol

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk.

Artikel Lainnya: Mengapa Sakit Gigi Bisa Memicu Sakit Kepala?

Efek Samping Panadol

Efek samping selama penggunaan Panadol yang dapat terjadi, antara lain:

  • Kerusakan hati jika digunakan dalam jangka panjang dan dalam dosis besar.
  • Reaksi hipersensitif (alergi).
  • Pembengkakan pada bibir, lidah, tenggorokan dan wajah.
  • Sakit kepala.
  • Trombositopenia.
  • Leukopenia.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Insomnia.
  • Sembelit atau diare.
  • Takikardia.

Overdosis

Penggunaan paracetamol yang melebihi dosis akan menyebabkan gejala sebagai berikut:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Sakit perut.
  • Pucat.
  • Masalah pada pencernaan glukosa.
  • Dan lainnya.

Apabila mengalami overdosis, penanganan harus dilakukan di rumah sakit oleh dokter. 

Artikel Lainnya: Anak Demam Terus-Menerus, Kenapa Ya?

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Panadol jika Anda mempunyai kondisi di bawah ini:

  • Gangguan fungsi hati.
  • Penyakit ginjal. 
  • Meningkatkan risiko disfungsi hati pada pasien yang mengonsumsi alkohol dan asidosis metabolik. 
  • Sedang mengonsumsi obat lain yang mengandung paracetamol.

Interaksi Obat

Penggunaan Panadol tidak boleh dilakukan bersamaan dengan jenis obat berikut:

  • Cholestyramine.
  • Rifampisin.
  • Primidon.
  • Warfarin.
  • Metoclopramide.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian pada hewan tidak menunjukkan adanya risiko yang membahayakan terhadap janin. Namun, penelitian serupa terhadap wanita hamil masih terbatas.