Sukses

Pengertian Oxcam

Oxcam adalah produk obat dengan bentuk sediaan tablet yang diproduksi oleh Sampharindo Perdana. Oxcam memiliki kandungan Meloxicam yang termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (AINS), digunakan untuk mengobati radang sendi dan dapat mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan nyeri sendi.

Keterangan Oxcam

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiinflamasi Nonsteroid (AINS).
  • Kandungan: Meloxicam 15 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Sampharindo Perdana.

Kegunaan Oxcam

Oxcam digunakan untuk mengobati radang sendi dan dapat mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan nyeri sendi.

Dosis & Cara Penggunaan Oxcam

Oxcam merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Oxcam juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Osteoartritis: 1/2 tablet (7,5 mg) setiap hari, dosis dapat ditingkatkan menjadi maksimal 1 tablet (15 mg) setiap hari jika perlu.
  2. Artritis reumatoid; Ankylosing spondylitis: 1 tablet (15 mg) setiap hari. Dosis dapat disesuaikan tergantung pada respons dan tingkat keparahan kondisi pasien, dosis dapat dikurangi menjadi 1/2 tablet (7,5 mg) setiap hari. Maksimal: 1 tablet (15 mg) setiap hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25°C. Lindungi dari kelembapan.

Efek Samping Oxcam

Efek samping penggunaan Oxcam yang mungkin terjadi adalah:

  • Dispepsia (nyeri perut bagian atas)
  • Sakit perut
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Edema (pembengkakan)
  • Pusing
  • Kejang otot
  • Perut kembung
  • Nyeri punggung
  • Diare
  • Ruam
  • Anemia (kekurangan darah)

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Oxcam pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Alergi terhadap Aspirin
  • Asma

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Oxcam:

  • Warfarin.
  • Dapat mengurangi efek natriuretik dari furosemide dan tiazid.
  • Meningkatkan toksisitas metotreksat.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi lithium plasma.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Oxcam ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala overdosis Meloxicam antara lain lesu, kantuk, mual, muntah, nyeri epigastrium, perdarahan gastrointestinal, jarang terjadi: hipertensi, gagal ginjal akut, disfungsi hati, depresi pernapasan, koma, kejang-kejang, kolaps kardiovaskular, dan henti jantung.
  • Jika terjadi overdosis, lakukan pengobatan simtomatik dan suportif (oleh tenaga medis). Pemberian arang aktif dan / atau induksi emesis (muntah) dapat dipertimbangkan dalam waktu 4 jam setelah konsumsi. Dapat diberikan 4 g colestyramine oral untuk mempercepat pembersihan.
Artikel
    Penyakit Terkait