Sukses

Pengertian Oskadryl Extra

Oskadryl Extra merupakan tablet yang di produksi oleh PT. Supra Ferbindo Farma. Oskadryl ekstra mengandung Guaifenesin, Dextrometorphan HBr, Phenylephrine HCl dan Chlorpheniramine maleate. Oskadryl Extra digunakan untuk meringankan batuk, bersin-bersin, serta sakit kepala akibat hidung tersumbat.

Keterangan Oskadryl Extra

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
  • Kandungan:Guaifenesin 100 mg, Dextrometorphan HBr 15 mg, Phenylephrine HCl 10 mg, Chlorpheniramine maleate 1 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 4 Tablet
  • Farmasi: PT. Supra Ferbindo farma.

Kegunaan Oskadryl Extra

Oskadryl Extra Tablet digunakan untuk meringankan batuk, bersin-bersin, serta sakit kepala akibat hidung tersumbat.

Dosis & Cara Penggunaan Oskadryl Extra

Oskadryl Extra merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Bebas, sehingga pada setiap pembelian nya tidak harus menggunakan resep Dokter:

  • Dosis: 3 Kaplet x 1 sehari.

Efek Samping Oskadryl Extra

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Oskadryl Extra, yaitu:
1. Mengantuk.
2. Gangguan pencernaan
3. Ganguan detak jantung: takikardi, aritmia.
4. Mulut kering.
5. Retensi urin.
6. Insomnia atau sulit tidur saat malam hari.
7. Gelisah dan tremor.
Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Oskadryl Extra pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes melistus.
2. Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
3. Penderita hipersensitif terhadap komponen ini

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Oskadryl Extra:
Penggunaan bersamaan antidepresan tipe penghambat Monoamine Oksidasi (MAO) dapat mengakibatkan krisis hipertensi.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Oskadryl Extra ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait