Sukses

Pengertian Oroxin

Oroxin merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi batuk berdahak. Obat ini mengandung oxomemazine dan guaifenesin. 

Oxomemazine merupakan obat turunan fenotiazin yang digunakan sebagai penenang antihistamin dan pereda gatal di tenggorokan.

Sementara, kandungan guaifenesin berguna untuk mengencerkan dahak yang disebabkan oleh pilek, flu, dan bronkitis. Guaifenesin bekerja dengan mengencerkan lendir yang menyumbat di saluran pernapasan sehingga mudah untuk dikeluarkan dan mengurangi gatal.

Artikel Lainnya: Anak Sering Batuk, Apakah Pasti Akibat Alergi?

Keterangan Oroxin

Sebelum digunakan, bacalah beberapa keterangan Oroxin berikut ini:

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Ekspektoransia, Mukolitik, dan Antihistamin.
  • Kandungan: Per 5 mL guaifenesin 33.3 mg dan oxomemazine hydrochloride 1.65 mg.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: Pharos Indonesia.
  • Harga: Rp. 27.000 - Rp. 65.000/ Botol.

Kegunaan Oroxin

Fungsi obat Oroxin adalah untuk membantu menangani batuk berdahak. 

Artikel Lainnya: Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Saat Batuk

Dosis & Cara Penggunaan Oroxin

Oroxin adalah obat keras. Oleh karena itu, obat ini hanya dapat dibeli dan digunakan berdasarkan resep dokter.

Secara umum, aturan penggunaan Oroxin adalah sebagai berikut:

  • Dewasa dan anak diatas 12 tahun (BB 40 kg): 4 x sehari 10 mL.
  • Anak 10 - 12 tahun (BB 30 - 40 kg): 3-4 x Sehari 10 mL.
  • Anak 6 - 10 tahun (BB 20-30 kg): 2-3 x sehari 10 mL.
  • Anak 2-6 tahun (BB 10 - 20 kg): 2-3 x sehari 5 mL.

Cara Penyimpanan Oroxin

Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celsius.

Efek Samping Oroxin

Efek samping yang bisa terjadi setelah menggunakan Oroxin, antara lain:

  • Mengantuk.
  • Penglihatan kabur.
  • Gangguan pencernaan.
  • Mulut kering.
  • Penebalan sekresi bronkial.
  • Konstipasi.
  • Retensi urine.
  • Kebingungan mental pada orang tua.

Artikel Lainnya: Fakta Medis di Balik Mitos Batuk yang Menyesatkan

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Oroxin apabila pasien mempunyai kondisi berikut:

  • Riwayat agranulositosis.
  • Risiko retensi urine yang berhubungan dengan gangguan uretroprostatik.
  • Glaukoma sudut tertutup.

Interaksi Obat

Obat Oroxin tidak boleh diberikan bersamaan dengan alkohol dan sultopride.

Artikel
    Penyakit Terkait