Sukses

Pengertian Ondamet

Ondamet adalah obat yang mengandung Ondansentron, diproduksi oleh PT. Metiska Farma. Ondamet digunakan untuk membantu mengatasi rasa mual dan muntah pasca operasi atau karena efek samping dari radioterapi (Terapi Radiasi) atau kemoterapi (Penggunaan zat kimia untuk perawatan penyakit). Ondansetron bekerja dengan menghalangi zat kimia tertentu dalam tubuh (serotonin) yang menyebabkan rasa mual dan muntah. Ondamet tidak dapat digunakan untuk membantu mengatasi rasa mual dan muntah yang disebabkan masa awal kehamilan.

Keterangan Ondamet

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiemetik.
  • Kandungan: Ondansetron 2 mg/ mL; Ondansetron 4 mg/ mL.
  • Bentuk: Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Ampul @ 2 mL.
  • Farmasi: PT. Metiska Farma.

Kegunaan Ondamet

Ondamet injeksi digunakan untuk membantu mengatasi rasa mual dan muntah.

Dosis & Cara Penggunaan Ondamet

Ondamet injeksi merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap penggunaan dan pembeliannya harus berdasarkan resep dokter. Aturan penggunaan Ondamet secara umum adalah:

  • Untuk pencegahan mual dan muntah setelah operasi
    Dosis dewasa: 4 mg secara intravena lambat atau intramuskular, sebagai dosis tunggal saat induksi anestesi.
    Dosis Anak ≥ 1 bulan ≤ 40 kg: 0.1 mg/kgBB secara Intravena lambat saat induksi anestesi. Anak > 40 kg: 4 mg secara intravena lambat, sebagai dosis tunggal saat induksi anestesi.
  • Untuk mual dan muntah karena radioterapi
    Dosis dewasa: 8 mg secara intravena lambat atau intramuskular segera sebelum perawatan.
    Dosis Lansia ≥ 75 tahun: dosis awal maksimal 8 mg melalui infus IV selama 15 menit, dapat diikuti dengan 2 dosis selanjutnya 8 mg dengan interval 4 jam.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Ondamet

Efek samping yang mungkin dapat terjadi:

  • Sakit kepala
  • Cegukan
  • Sensasi kehangatan
  • Sembelit
  • Ruam atau rasa gatal 
  • Urtikaria atau biduran
  • Kejang
  • Gangguan gerakan termasuk gejala ekstrapiramidal (pergerakan diluar kendali tubuh).

Overdosis
Penggunaan Ondansetron yang melebihi dosis dapat menimbulkan gejela hipotensi, gangguan penglihatan, konstipasi berat, dan sindrom serotonin yang ditandai dengan muntah, diare, agitasi, takikardia, tremor, kejang, delirium dan koma pada anak.

Kontraindikasi

  • Hipersensitif (Reaksi alergi).
  • Sindrom QT (Detak jantung cepat) bawaan panjang dan Penggunaan bersamaan dengan apomorphine.

Interaksi Obat

  • Dapat mengurangi efek analgesik tramadol.
  • Rifampisin dan induksi CYP3A4 lainnya dapat menurunkan kadar atau efek ondansetron (Obat untujk mencegah rasa mual dan muntah).
  • Penggunaan bersamaan agen QT (Detak jantung cepat) jangka panjang, misalnya antiaritmia (Obat untuk menangani kondisi Aritmia) dapat menyebabkan perpanjangan aditif interval QT.
  • Dapat meningkatkan risiko aritmia (Gangguan irama jantung) dengan obat-obatan kardiotoksik (Obat kemoterapi), misalnya anthracyclines (Obat kemoterapi Kanker).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Ondamet ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait