Sukses

Pengertian Onbrez Breezhaler

Onbrez Breezhaler adalah obat yang diproduksi oleh PT. Novartis. Onbrez Breezhaler mengandung Indacaterol Maleate yang berguna sebagai bronkodilator (memperlebar luas permukaan bronkus dan bronkiolus pada paru-paru, dan membuat kapasitas serapan oksigen paru-paru meningkat) untuk mengatasi obstruksi jalan napas pada pasien dewasa dengan PPOK.

Keterangan Onbrez Breezhaler

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiasma dan COPD.
  • Kandungan: Indacaterol Maleate 150 mcg; Indacaterol Maleate 300 mcg
  • Bentuk: Serbuk Inhaler
  • Satuan Penjualan: Box
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Kapsul + 1 Inhaler.
  • Farmasi: PT. Novartis.
  • Harga: Rp 430.000 - Rp 900.000 / Box.

Kegunaan Onbrez Breezhaler

Onbrez Breezhaler berguna untuk mengatasi obstruksi jalan napas pada pasien dewasa dengan PPOK.

Dosis & Cara Penggunaan Onbrez Breezhaler

Onbrez Breezhaler merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Aturan penggunaannya secara umum adalah:

  • Dewasa: Menghirup isi 150 mcg sekali sehari. Dosis hanya dapat ditingkatkan berdasarkan saran Dokter. Dosis Maksimum: 300 mcg sekali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius. Lindungi dari kelembaban.

Efek Samping Onbrez Breezhaler

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Onbrez Breezhaler, yaitu:

  • Nasofaringitis
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Sinusitis
  • Batuk
  • Nyeri orofaringeal
  • Mulut kering
  • Kejang otot
  • Diabetes 
  • Nyeri muskuloskeletal
  • Edema perifer
  • Nyeri dada
  • Penyakit jantung iskemik.

Overdosis
Penggunaan Indicaterol yang melebihi dosis dapat menimbulkan gejala takikardia, tremor, jantung berdebar, sakit kepala, mual, muntah, mengantuk, aritmia ventrikel, asidosis metabolik, hipokalemia dan hiperglikemia.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Onbrez Breezhaler pada Hipersensitif terhadap laktosa dan pengobatan episode akut bronkospasme.

Interaksi Obat
Terjadi interaksi antara onbrez breezhaler dengan MAOI, TCA, obat yang diketahui memperpanjang interval QT, agen simpatomimetik, turunan metilxantin, steroid atau diuretik non-K-sparing, β-adrenergic blocker (termasuk obat tetes mata); ketoconazole, erythromycin dan verapamil.

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Onbrez Breezhaler ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan percobaan menunjukan adanya efek samping pada janin namun belum ada studi kontrol pada wanita hamil, obat dapat diberikan apabila efek terapinya lebih besar dari resiko pada janin

Artikel
    Penyakit Terkait