Sukses

Pengertian Ocuflam

Ocuflam adalah sediaan obat dalam bentuk tetes mata yang diproduksi oleh Sanbe Farma Indonesia. Ocuflam digunakan untuk mengobati kondisi peradangan atau luka pada bola mata. Ocuflam mengandung zat aktif Fluorometholone yang merupakan obat golongan kortikosteroid bekerja dengan cara mengurangi peradangan dan mengurangi rasa gatal dan kemerahan pada area mata.

Keterangan Ocuflam

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kortikosteroid Mata
  • Kandungan: Fluorometholone 0.1 %
  • Bentuk: Tetes Mata
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Dus, Botol Plastik @ 5 mL
  • Farmasi: Sanbe Farma Indonesia.
  • Harga: Rp63.000 - Rp130.000/ Botol

Kegunaan Ocuflam

Ocuflam digunakan untuk mengobati kondisi peradangan atau luka pada bola mata.

Dosis & Cara Penggunaan Ocuflam

Ocuflam merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Aturan penggunaan:

Kondisi alergi dan peradangan mata:

  • Teteskan 1-2 tetes Ocuflam sebanyak 2-4 kali sehari, dosis dapat disesuaikan dengan usia penderita dan beratnya gejala.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-25 derajat Celcius. Jangan dibekukan.

Efek Samping Ocuflam

Efek samping yang mungkin terjadi, antara lain:

  • Peningkatan tekanan bola mata dengan kemungkinan perkembangan kerusakan saraf mata (glaukoma).
  • Kerusakan saraf optik yang jarang.
  • Pembentukan katarak subkapsular posterior dan penyembuhan luka yang tertunda.
  • Herpes kornea.
  • Keratomycosis atau infeksi P. aeruginosa.
  • Pembakaran sementara dan menyengat.
  • Penipisan dan perforasi kornea.
  • Penglihatan kabur (penggunaan jangka panjang).

Kontraindikasi

  • Tidak boleh digunakan pada pasien dengan riwayat alergi kortikosteroid.
  • Tidak boleh digunakan pada pasien dengan riwayat erosi atau luka pada kornea, kerato conjunctivitis virus; Tuberculosis TBC, penyakit mata jamur atau bernanah.
  • Keratitis herpes simpleks epitel akut, penyakit jamur okular, vaccinia, varisela dan penyakit virus paling kornea dan konjungtiva.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ocuflam ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait