Sukses

Pengertian Octide

Octide adalah sediaan obat dalam bentuk ampul yang mengandung zat aktif Octreotide acetate. Octide digunakan untuk mengendalikan gejala dan mengurangi kadar hormon pertumbuhan dalam darah pada pasien kelainan jumlah hormon pertumbuhan (akromegali) yang tidak dapat dikendalikan secara adekuat dengan pembedahan, radioterapi, atau terapi dengan agonis dopamin. Octide juga digunakan untuk mengobati diare parah dan kemerahan pada wajah dan leher secara tiba-tiba yang disebabkan oleh beberapa jenis tumor (misalnya, tumor karsinoid, tumor peptida usus vasoaktif) yang ditemukan biasanya dalam usus dan pankreas.

Keterangan Octide

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Gastrointestinal Lain atau Hormon-hormon Tropik dan Preparat Sintetiknya
  • Kandungan: Octreotide acetate
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Dus, 5 Ampul @ 1 mL
  • Farmasi: Pratapa Nirmala Indonesia.
  • Harga: -

Kegunaan Octide

Octide digunakan untuk mengendalikan gejala dan mengurangi kadar hormon pertumbuhan dalam darah pada pasien kelainan jumlah hormon pertumbuhan (akromegali) dan untuk mengobati diare parah dan kemerahan pada wajah dan leher secara tiba-tiba yang disebabkan oleh beberapa jenis tumor (misalnya, tumor karsinoid, tumor peptida usus vasoaktif) yang ditemukan biasanya dalam usus dan pankreas.

Dosis & Cara Penggunaan Octide

Octide merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep dokter.

Penggunaan Octide secara Sub Kutan (melalui kulit):

  • Kelainan Jumlah Hormon Pertumbuhan (Akromegali):
    Awal 0.05-0.1 mg tiap 8-12 jam. Maksimal: 1.5 mg per hari.
  • Tumor endokrin gastro-entero-pankreatik:
    Awal 0.05 mg 1 atau 2 x per hari.

Penggunaan Octide secara Infus Intravena kontinyu:
Perdarahan varises gastro esofagus: 25 mcg/jam selama 5 hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-8 derajat Celcius. Stabil pada suhu kamar hingga 14 hari.

Efek Samping Octide

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Octide, antara lain:

  • Diare.
  • Nyeri abdomen.
  • Mual.
  • Kembung.
  • Sakit kepala.
  • Hiperglikemia dan sembelit (konstipasi).
  • Pusing.
  • Nyeri setempat.
  • Gangguan fungsi tiroid.
  • Gangguan toleransi glukosa.
  • Muntah, dan lemas.

Kontraindikasi
Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Octide.

Interaksi Obat

  • Mengurangi absorpsi intestinal dari siklosporin dan memperlambat absormsi simetidin.
  • Meningkatkan bioavailabilitas bromokriptin.
  • Menurunkan kadar bersihan metabolik dari obat yang dimetabolisme oleh enzim CYP450.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Octide ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait