Obat Gangguan Saraf Pusat

Galepsi

Klikdokter, 29 Jun 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Galepsi adalah obat yang digunakan untuk menangani kejang parsial pada penderita epilepsi, serta mengatasi nyeri neuropatik.

Pengertian

Galepsi adalah obat yang mengandung gabapentin. Zat ini digunakan untuk menangani kejang parsial pada penderita epilepsi orang dewasa dan anak-anak di atas 3 tahun. Cara kerjanya adalah dengan menenangkan aktivitas saraf sehingga dapat mengurangi intensitas atau serangan kejang. 

Selain itu, gabapentin dapat mengobati nyeri neuropatik pada orang dewasa di atas usia 18 tahun. Keamanan dan efektivitasnya pada pasien di bawah 18 tahun belum diketahui.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikonvulsan 
  • Kandungan: Gabapentin 300 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 kapsul
  • Farmasi: Guardian Pharmatama
  • Harga: Rp 90.000 - Rp 185.000/ Strip

Artikel Lainnya: Bahaya Kejang pada Penderita Epilepsi

Kegunaan

Galepsi digunakan sebagai menangani kejang parsial pada penderita epilepsi, dan mengatasi nyeri neuropatik.

Dosis & Cara Penggunaan

Galepsi merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. 

Epilepsi

  • Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun: 300 mg 1x sehari pada hari pertama, 300 mg 2x sehari pada hari kedua, dan 300 mg 3x sehari pada hari ketiga.
  • Anak-anak di bawah 12 tahun: dosis awal 10-15 mg/kg/hari dalam dosis terbagi (tiga kali sehari).

Nyeri neuropatik

  • Dewasa: 300 mg 1x sehari pada hari pertama, 300 mg 2x sehari pada hari kedua, dan 300 mg 3x sehari pada hari ketiga.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 25 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: 8 Hal Pemicu Kejang pada Penderita Epilepsi

Efek Samping

Efek samping yang dapat timbul selama penggunaan obat berupa:

  • Mual 
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Bengkak pada tangan dan kaki
  • Penglihatan kabur
  • Lelah
  • Mulut kering
  • Perubahan mood
  • Sulit ereksi pada pria

Overdosis

Penggunaan obat yang mengandung gabapentin secara berlebihan dapat menimbulkan gejala seperti:

  • Rasa kantuk
  • Bicara cadel
  • Pusing
  • Penglihatan ganda
  • Diare 
  • Pingsan

Kontraindikasi

Tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki riwayat alergi atau hipersensitif terhadap kandungan obat.

Artikel Lainnya: Hidup Sendiri, Ini Tips Hidup Sehat dan Aman untuk Penderita Epilepsi

Interaksi Obat

Obat yang mengandung Gabapentin dapat berinteraksi dengan obat-obatan seperti:

  • Antasida
  • Cimetidine
  • Morfin
  • Kortikosteroid

Kategori Kehamilan

Kategori C: Terdapat efek samping pada janin hewan. Namun, belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya dapat diberikan apabila manfaatnya lebih besar daripada risiko pada janin.

Perhatian Menyusui

Gabapentin disekresikan dalam ASI setelah pemberian oral. Efek pada bayi yang disusui dan produksi ASI tidak diketahui.