Obat Antivirus

Ricovir

Klikdokter, 23 Jun 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Ricovir digunakan untuk mencegah dan di gunakan sebagai monoterapi atau dalam kombinasi untuk virus hepatitis B kronik dan infeksi HIV.

Pengertian

Ricovir adalah salah satu sediaan tablet yang mengandung Tenofovir disoproxil fumarate dan diproduksi oleh Kimia Farma. Ricovir digunakan sebagai monoterapi atau terapi kombinasi untuk virus hepatitis B kronik.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antivirus
  • Kandungan: Tenofovir disoproxil fumarate 300 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 30 Tablet
  • Farmasi: Kimia Farma.
  • Harga: Rp565.000 - Rp735.000/ Botol

Kegunaan

Ricovir digunakan sebagai monoterapi atau dalam terapi kombinasi untuk virus hepatitis B kronik.

Dosis & Cara Penggunaan

Ricovir merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

Dosis: 1 tablet, diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 derajat Celcius.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Ricovir, yaitu:

  • Penurunan kepadatan mineral tulang
  • Gagal ginjal akut
  • Diare
  • Muntah, mual
  • Sakit perut
  • Perut kembung
  • Demam
  • Hipofosfatemia (kadar fosfat yang rendah)
  • Pusing, sakit kepala
  • Insomnia
Kontraindikasi
Hindari pemberian pada pasien dengan kondisi:
  • Memiliki hipersensitif terhadap Tenofovir disoproxil fumarate
  • Ibu menyusui

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Tenofovir disoproxil fumarate bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Atazanavir 
  • Didanosin
  • Golongan obat yang mengurangi fungsi ginjal (misalnya cidofovir, aminoglikosida, amfoterisin B, foscarnet, gansiklovir, pentamidin, vankomisin)
  • Adefovir
Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ricovir ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
 
Perhatian Menyusui
Berdasarkan data yang dipublikasikan, Tenofovir terbukti terserap kedalam ASI. Tidak diketahui apakah Tenofovir DF mempengaruhi produksi ASI atau memiliki efek pada anak yang disusui.