Obat Antinyeri

Mobiflex

Klikdokter, 17 Mar 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Mobiflex digunakan untuk mengobati ankylosing spondylitis, rematik pada anak-anak, dan radang sendi.

Pengertian

Mobiflex adalah obat yang memiliki komposisi meloxicam. Mobiflex digunakan untuk meredakan nyeri. Mobiflex termasuk golongan obat oxicam yang berfungsi sebagai penghilang rasa nyeri dan meredakan peradangan dengan cara meghambat enzim siklooksigenase 1 dan 2, sehingga dapat menghambat produksi prostaglandin yang dapat menyebabkan peradangan.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Anti inflamasi Non Steroid
  • Kandungan: Meloxicam 15 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 2 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Soho Industri Pharmasi
  • Harga: Rp69.000 - Rp117.500/ Strip

Kegunaan

Mobiflex digunakan untuk mengobati ankylosing spondylitis (radang sendi pada punggung), rematik pada anak-anak, rheumatoid arthritis (radang sendi).

Dosis & Cara Penggunaan

Mobiflex merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Rheumatoid arthritis, Ankylosing spondylitis
    • Dewasa: 15 mg setiap hari sebagai dosis tunggal.
    • Pasien dengan peningkatan risiko efek samping: Dosis awal 7,5 mg setiap hari.
    • Lansia: 7,5 mg setiap hari untuk perawatan jangka panjang.
  2. Rematik Artritis Anak-anak
    • Anak usia ≥ 2 tahun: 0,125 mg / kg berat badan sekali sehari. Maksimal: 7,5 mg setiap hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 derajat Celcius.

Efek Samping

Efek samping penggunaan Mobiflex yang mungkin terjadi adalah:

  • Dispepsia (perasaan tidak enak pada perut bagian atas)
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Mual, diare, perut kembung, sakit perut
  • Sakit kepala

Overdosis

  • Gejala: badan lesu, mengantuk, mual, muntah, nyeri uluhati, perdarahan gastrointestinal, jarang, hipertensi, gagal ginjal akut, disfungsi hati, depresi pernafasan, koma, kejang.
  • Penatalaksanaan: Mulai pengobatan simptomatik dan suportif. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Mobiflex atau obat-obat golongan antiinflamasi non steroid lainnya.

Interaksi Obat

  • Dapat mengurangi efek natriuretik dari furosemide dan tiazid. Meningkatkan toksisitasmetotreksat. Dapat meningkatkan konsentrasi lithium plasma.
  • Dapat mengantagoniskan efek antihipertensi dari inhibitor ACE dan antagonis reseptor angiotensin II.
  • Meningkatkan risiko efek saluran pencernaa berat dengan aspirin atau warfarin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Mobiflex ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).