Obat Antibiotik

Promuba

Klikdokter, 14 Jul 2022

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Promuba digunakan sebagai antibiotik yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Pengertian

Promuba adalah obat yang mengandung Metronidazole dan diproduksi oleh Meprofarm. Metronidazole merupakan jenis obat antimikroba yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme protozoa dan bakteri anaerob. Promuba digunakan untuk membantu pengobatan sinusitis akut akibat bakteri, komplikasi infeksi kulit dan struktur kulit, pengobatan dan pencegahan setelah inhalasi anthrax, infeksi saluran kemih yang rumit, infeksi saluran pernafasan akut, infeksi prostat kronis, pyelonephritis (jenis dari infeksi saluran kemih yang mempengaruhi satu atau kedua ginjal dan termasuk jenis penyakit ginjal yang disebabkan karena infeksi ginjal), infeksi saluran kemih tidak komplikasi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Metronidazole 125 mg/5 ml
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 60 mL
  • Farmasi: Meprofarm.
  • Harga: Rp41.000 - Rp110.000/ Botol

Kegunaan

Promuba digunakan sebagai antibiotik yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Promuba harus berdasarkan Resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Amubiasis Dewasa: 750mg 3 kali sehari, Anak 35-50mg per kg BB sehari.
  • Trikomoniasis Dewasa: 500mg 3 kali sehari, Anak: 15mg per kg BB sehari.
  • Giardiasis Dewasa 250-500mg 3 kali sehari, Anak: 5mg per kg BB 3 kali sehari.
  • Infeksi karena bakteri anaerob Dewasa: 7.5mg per kg BB 4 kali sehari, maksimal 4 gram sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-25 derajat Celcius.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Promuba, yaitu:

  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Insomnia
  • Halusinasi
  • Depresi
  • Uretra terasa tidak nyaman
  • Urin menjadi berwarna gelap
  • Ruam
  • Pruritus (gatal sebagian atau seluruh tubuh)
  • Tromboflebitis (pembangkakakn paembuluh darah vena)
  • Stomatitis (peradangan pada lapisan mukosa mulut)
  • Pusing
  • Ataksia (kegagalan dalam mengendalikan otot)
  • Pankreatitis.

Overdosis

  • Gejala: Mual, muntah, ataksia, dan sedikit disorientasi.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Promuba pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap metronidazole dan nitroimidazoles lainnya.
  • Hindari penggunaan bersama dengan disulfiram dalam 14 hari terakhir.
  • Hindari pemberian bersama dengan alkohol atau produk yang mengandung propilen glikol selama atau 3 hari setelah penghentian terapi.
  • Kehamilan selama trimester pertama dalam pengobatan trikomoniasis.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan Promuba:

  • Disulfiram
  • Antikoagulan warfarin
  • Litium
  • Fenobarbital atau fenitoin
  • Ciclosporin dan busulfan

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Promuba kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) namun tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Metronidazol hadir dalam ASI dengan konsentrasi yang mirip dengan kadar serum ibu. Karena potensi efek samping pada bayi yang disusui, keputusan harus dibuat apakah akan menghentikan menyusui atau menghentikan obat.