Obat Antibiotik

Cinam

Klikdokter, 11 Jun 2020

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Cinam digunakan untuk mengobati Infeksi kulit dan struktur kulit, infeksi dalam perut, infeksi ginekologi (infeksi kelamin).

Pengertian

Cinam adalah produk obat yang mengandung Sultamicillin (Ampicillin Na dan Sulbactam) dengan bentuk injeksi yang diproduksi oleh Sanbe Farma. Cinam digunakan untuk mengobati Infeksi kulit dan struktur kulit, infeksi dalam perut, infeksi ginekologi. Cinam termasuk dalam golongan kombinasi penisilin dan inhibitor beta-laktamase yang digunakan dalam pengobatan infeksi sistemik.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Penicilin
  • Kandungan: Ampicillin Na 1 g, Sulbactam Na 0.5 g
  • Bentuk: Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1.5 g + 1 Ampul Pelarut @ 5 mL
  • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan

Cinam digunakan untuk mengobati Infeksi kulit dan struktur kulit, infeksi dalam perut, infeksi ginekologi (infeksi kelamin).

Dosis & Cara Penggunaan

Cinam termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dokter dan dilakukan oleh Tenaga Medis Profesional.

  • Dewasa 1.5-3 gram 6-8 jam sekali. Dosis harian maksimum sulbaktam: 4 gram.
  • Infeksi ringan dan sedang: diberikan dosis hingga 6 gram.
  • Infeksi berat: diberikan dosis hingga 12 gram.

Cara Penyimpanan:

  • Serbuk injeksi: simpan pada suhu antara 20-25°C.
  • Larutan suspensi intravena yang direkonstitusi: 45 mg / mL larutan: Simpan pada 25°C; 30 mg / mL larutan: Simpan pada suhu 4°C.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Cinam, antara lain nyeri pada tempat injeksi, lidah hitam "berbulu", mual, muntah, diare, reaksi hipersensitivitas, efek hati, kelainan darah, efek ginjal.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Cinam pada pasien yang memiliki indikasi alergi penicillin dan sulbaktam.

Interaksi obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Cinam dengan aminoglycosides, probenecid.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Cinam ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis:

  • Pemberian Cinam yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti efek neurologis termasuk kejang-kejang.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan tindakan hemodialisis yang dibantu oleh tenaga medis profesional.