Obat Mulut dan Tenggorokan

Nystin

Klikdokter, 12 Apr 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Nystin obat ini diindikasikan untuk Kandidiasis oral, kandidiasis usus.

Pengertian

Nystin adalah obat yang mengandung nystatin dan dikemas dalam bentuk sediaan sirup tetes (Drops). Nystin diindikasikan untuk pasien yang terindikasi kandidiasis oral, kandidiasis usus. Nystin bekerja dengan cara mengganggu permeabilitas dinding sel dengan mengikat sterol dalam membran sel jamur sehingga sel menjadi lisis (pecah).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antijamur
  • Kandungan: Nystatin 100.000 IU/mL
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 12 ml
  • Farmasi: LAPI
  • Harga: Rp30.000 - Rp75.000/ Botol

Kegunaan

Nystin diindikasikan untuk mengobati infeksi jamur pada rongga mulut dan usus.

Dosis & Cara Penggunaan

Nystin merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Kandidiasis usus 
    • Dewasa: 5 mL diminum 4 kali sehari.
    • Anak dan bayi: 1 mL diminum 4 kali sehari.
  2. Infeksi rongga mulut karena
    • Dewasa, anak dan bayi: 1 mL diminum 4 kali sehari. Gunakan Nymiko untuk berkumur terlebih dahulu sebelum ditelan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping

Efek samping penggunaan Nystin yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual
  • Diare
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Muntah
  • Iritasi mulut dan kepekaan
  • Ruam, urtikaria (biduran)
  • Takikardia (detak jantung cepat)
  • Pembengkakan wajah
  • Bronkospasme (pengetatan otot-otot yang melapisi bronkus)
  • Mialgia (nyeri otot)

Kontraindikasi
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap nistatin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Nystin ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.