Sukses

Pengertian Noza

Noza merupakan obat yang diproduksi oleh Phapros, mengandung Triprolidine HCl, Pseudoephedrine HCl dan Paracetamol. Noza merupakan sebuah obat alergi (mengandung campuran antihistamin generasi pertama dan obat pengencer lendir), biasanya digunakan untuk meredakan gejala-gejala pilek yang disebabkan oleh alergi seperti alergi serbuk bunga, alergi debu dan alergi dingin. Komponen antihistamin (anti alergi) Noza bekerja dengan cara mengikat kepada zat-zat di dalam tubuh kita yang menyebabkan reaksi alergi, sehingga akan mencegah reaksi alergi tersebut. Sedangkan komponen pengencer lendirnya bekerja dengan cara mengurangi keluarnya cairan lendir di area hidung. Noza akan menyebabkan rasa ngantuk dan juga tidak aman digunakan bagi para ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Noza

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Batuk Pilek
  • Kandungan: Triprolidine HCl, Pseudoephedrine HCl, Paracetamol
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 25 Catch Cover @ 1 Strip @ 4 Kaplet
  • Farmasi: Phapros.

Kegunaan Noza

Noza digunakan untuk membantu meringankan gejala flu, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.

Dosis dan Cara Penggunaan Noza

Noza merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat bebas terbatas sehingga pada setiap pembeliannya tidak harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Noza juga dapat dilihat pada label kemasan.

Aturan penggunaan Noza sebagai berikut:

Dewasa dan anak 12 tahun atau lebih: Diminum 3 x sehari sebanyak 1 kaplet.

Efek Samping Noza

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Insomnia (sulit tidur)
  • Gelisah
  • Tremor (gemetar)
  • Takikardi (detak jantung menjadi cepat)
  • Mulut kering
  • Sulit buang air kecil.

Kontraindikasi:
Tidak cocok digunakan untuk anak-anak di bawah 12 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas anjuran Dokter.

Interaksi Obat:
Penggunaan bersama antidepresan tipe inhibitor MAO [mono-amina oksidase] dapat menyebabkan hipertensi (darah tinggi).

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Noza ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait