Sukses

Pengertian Norestil

Norestil merupakan sediaan obat dalam bentuk tablet yang diproduksi oleh Guardian Pharmatama Indonesia. Norestil adalah obat yang digunakan untuk mengatasi perdarahan disfungsional, gangguan siklus menstruasi (amenore primer dan sekunder), sindrom pramenstruasi, penundaan haid/menstruasi, dan kondisi dimana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rongga rahim (endometriosis). Setiap tablet Norestil mengandung Norethisterone 5 mg.

Keterangan Norestil

  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Estrogen, Progesteron dan Obat Sintetis Terkait
  • Kandungan : Norethisterone 5 mg
  • Bentuk : Tablet 
  • Satuan Penjualan : Strip
  • Kemasan : Dus ,3 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi : Guardian Pharmatama Indonesia.

Kegunaan Norestil

Norestil adalah obat yang digunakan untuk mengatasi perdarahan disfungsional, gangguan siklus menstruasi (amenore primer dan sekunder), sindrom pramenstruasi, penundaan haid/menstruasi, dan kondisi dimana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rongga rahim (endometriosis).

Dosis & Cara Penggunaan Norestil

Norestil merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Norestil juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Gangguan Siklus Menstruasi (Amenorea) dan perdarahan uterus abnormal karena ketidakseimbangan hormon tanpa gangguan organik :
    5 - 20 mg setiap hari mulai dari hari ke 5 sampai hari ke 25 dari siklus menstruasi.
  • Kondisi dimana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rongga rahim (Endometriosis) :
    Awalnya 10 mg setiap hari untuk minggu, dapat menambahkan 5 mg / hari setiap 2 minggu sampai dosis maksimum 30 mg / hari. Perawatan dapat dilanjutkan selama 6-8 bulan.

Efek Samping Norestil

Efek samping mungkin terjadi selama penggunaan norestil adalah gangguan siklus menstruasi (amenorea), bercak, pembengkakan (edema), sekresi serviks, dan depresi.

Kontraindikasi :
Proses tromboemboli, kanker payudara, perdarahan vagina yang tidak terdiagnosis, aborsi, kehamilan, gagal hati berat.

Interaksi Obat :

  • Konsentrasi dapat dikurangi dengan penginduksi CYP450 (misal. Fenobarbital, fenitoin, karbamazepin, rifampisin, rifabutin, nevirapine, efavirenz, tetrasiklin, ampisilin, oksasilin, kotrimoksazol) dan ritonavir, nelfinavir (biasanya digunakan sebagai penghambat CYP jika dipakai dengan steroid). hormon).
  • Dapat menyebabkan retensi cairan tambahan dengan obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID), vasodilator.
  • Penyesuaian dalam antidiabetik, hormon tiroid dan terapi antikoagulan mungkin diperlukan.
  • Berpotensi Fatal: Dapat meningkatkan konsentrasi siklosporin.

Kategori Kehamilan :
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan norestil ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait