Sukses

Pengertian Norages

Norages merupakan sediaan obat dalam bentuk sirup yang diproduksi oleh Meprofarm Indonesia. Norages adalah obat yang digunakan untuk mengatasi rasa nyeri dan rasa sakit dari derajat yang sedang hingga berat . Seperti sakit kepala , sakit gigi, nyeri haid, sakit punggung, nyeri kolik, dan nyeri pasca operasi. Norages mengandung zat aktif Metamizole Sodium, yang bekerja dengan cara menghalangi sintesis pirogen endogen sehingga menghasilkan efek anti nyeri (analgetik) dan juga antiperadangan.

Keterangan Norages

  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Obat Antiinflamasi Nonsteroid (NSAID)
  • Kandungan : Metamizole Sodium 250 mg/mL
  • Bentuk : Sirup
  • Satuan Penjualan : Botol
  • Kemasan : Botol @ 60 ml
  • Farmasi : Meprofarm Indonesia.

Kegunaan Norages

Norages adalah obat yang digunakan untuk mengatasi rasa nyeri dan rasa sakit dari derajat yang sedang hingga berat, seperti sakit kepala , sakit gigi, nyeri haid, sakit punggung, nyeri kolik, dan nyeri pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan Norages

Norages merupakan Golongan Obat Keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter.

  • Peroral Nyeri hebat; Demam
    • Dewasa : 0.5 - 1 g hingga 3-4 kali per hari. Maksimal : 4 g hari. Durasi maksimum: 3-5 hari.
    • Anak ≥ 3 bulan Dosis bervariasi berdasarkan berat badan. Dosis yang dianjurkan: 8-16 mg / kg sebagai dosis tunggal, dapat diulangi jika perlu, hingga 3 atau 4 kali sehari. Lihat literatur produk individual untuk pedoman terperinci.

Efek Samping Norages

  • Signifikan: Reaksi tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Gangguan jantung: Nyeri dada, gangguan detak jantung (aritmia).
  • Gangguan pencernaan: Mual, muntah, pencernaan yg terganggu, sakit perut.
  • Gangguan umum dan kondisi tempat administrasi: peradangan mukosa, demam, menggigil.
  • Gangguan sistem saraf: Pusing, vertigo.
  • Gangguan ginjal dan kemih: Urin berwarna merah
  • Gangguan pernapasan, toraks, dan mediastinum: Sakit tenggorokan, sesak nafas (dyspnoea), bronkospasme.
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Peradangan kulit (Eritema), gatal (pruritus), ruam, sensasi terbakar, edema lokal, biduran (urtikaria).


Kontraindikasi :

  • Hipersensitivitas (termasuk rinitis, asma, urtikaria) terhadap metamizole, turunan pirazolon lainnya, obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID) lain, analgesik lainnya.
  • Supresi sumsum tulang atau gangguan hematopoietik (misal. Anemia aplastik, agranulositosis, leukopenia).
  • Gangguan hati dan ginjal berat (Intravena / Intramuscular).
  • Anak-anak Kehamilan dan menyusui.
  • Efek meningkat dengan alkohol. Hindari alkohol.

Interaksi Obat :

  • Risiko trombositopenia dengan antikoagulan.
  • Risiko hipotermia berat dengan fenotiazin lain, klorpromazin.
  • Peningkatan efek / toksisitas dengan Antidepresan trisiklik TCA (s), kontrasepsi oral, Monoamine oxidase inhibitors MAOI (s), allopurinol.
  • Efek penurunan dengan barbiturat, glutethimide, phenylbutazone.
  • Meningkatkan efek hematotoksisitas metotreksat.
  • Meningkatkan efek agen antidiabetik oral, sulfonamid, fenitoin.
  • Mengurangi kadar bupropion, siklosporin.
Artikel
    Penyakit Terkait