Sukses

Pengertian Norages

Norages adalah sediaan obat dengan kandungan Metamizole yang diproduksi oleh Meprofarm Indonesia. Norages digunakan untuk mengatasi rasa nyeri dan rasa sakit dari derajat yang sedang hingga berat, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, sakit punggung, nyeri kolik, dan nyeri pasca operasi. Norages bekerja dengan cara menghalangi sintesis pirogen endogen sehingga menghasilkan efek anti nyeri (analgetik) dan juga antiperadangan.

Keterangan Norages

  1. Norages Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Antiinflamasi Nonsteroid (NSAID)
    • Kandungan: Metamizole Sodium 250 mg/5 mL
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 ml
    • Farmasi: Meprofarm Indonesia.
    • Harga: Rp31.500 - Rp63.000/ Botol
  2. Norages Drops
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Antiinflamasi Nonsteroid (NSAID)
    • Kandungan: Metamizole Sodium 250 mg/ mL
    • Bentuk: Sirup Tetes (drops)
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 20 ml
    • Farmasi: Meprofarm Indonesia.
    • Harga: Rp41.000 - Rp68.500/ Botol
  3. Norages Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Antiinflamasi Nonsteroid (NSAID)
    • Kandungan: Metamizole Sodium 500 mg
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box, 5 dan 10 Ampul @ 2 ml
    • Farmasi: Meprofarm Indonesia.
    • Harga: Rp50.000 - Rp150.000/ Box

Kegunaan Norages

Norages digunakan untuk mengatasi rasa nyeri dan rasa sakit dari derajat yang sedang hingga berat, seperti sakit kepala , sakit gigi, nyeri haid, sakit punggung, nyeri kolik, dan nyeri pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan Norages

Norages merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep dokter.

  1. Norages Sirup
    • Dewasa : 0.5 - 1 g hingga 3-4 kali per hari. Maksimal: 4 g hari. Durasi maksimum: 3-5 hari.
    • Anak ≥ 3 bulan Dosis bervariasi berdasarkan berat badan. Dosis yang dianjurkan: 8-16 mg / kg sebagai dosis tunggal, dapat diulangi jika perlu, hingga 3 atau 4 kali sehari. Lihat literatur produk individual untuk pedoman terperinci.
  2. Norages Injeksi
    • Dewasa: 1 g diberikan hingga 4 kali sehari atau dosis 2,5 g diberikan 2 kali sehari diberikan melalui injeksi intravena (pembuluh darah) selama 5 menit atau lewat injeksi intramuskular (melalui otot). Sesuaikan dosis berdasarkan tingkat keparahan dan respons pasien. Maksimal: 5 g setiap hari.
    • Anak usia ≥3 bulan: Dosis bervariasi berdasarkan berat badan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Norages

Efek samping penggunaan Norages yang mungkin terjadi adalah:

  • Signifikan: Reaksi tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Gangguan jantung: Nyeri dada, gangguan detak jantung (aritmia).
  • Gangguan pencernaan: Mual, muntah, pencernaan yg terganggu, sakit perut.
  • Gangguan umum dan kondisi tempat administrasi: peradangan mukosa, demam, menggigil.
  • Gangguan sistem saraf: Pusing, vertigo.
  • Gangguan ginjal dan kemih: Urin berwarna merah
  • Gangguan pernapasan, toraks, dan mediastinum: Sakit tenggorokan, sesak nafas (dyspnoea), bronkospasme.
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Peradangan kulit (Eritema), gatal (pruritus), ruam, sensasi terbakar, edema lokal, biduran (urtikaria).

Overdosis

  • Gejala: Mual, muntah, sakit kepala, lemas, demam, sakit perut, gangguan ginjal, gagal ginjal akut, nefritis interstisial; jarang, mengantuk, vertigo, kejang, koma, kejang, hipotensi, syok, takikardia (denyut jantung diatas normal).
  • Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi 
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitivitas (termasuk rinitis, asma, urtikaria) terhadap metamizole, turunan pirazolon lainnya, obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID) lain, analgesik lainnya.
  • Supresi sumsum tulang atau gangguan hematopoietik (misal. Anemia aplastik, agranulositosis, leukopenia).
  • Gangguan hati dan ginjal berat (Intravena / Intramuscular).
  • Anak-anak Kehamilan dan menyusui.
  • Efek meningkat dengan alkohol. Hindari alkohol.

Interaksi Obat 

  • Risiko trombositopenia dengan antikoagulan.
  • Risiko hipotermia berat dengan fenotiazin lain, klorpromazin.
  • Peningkatan efek / toksisitas dengan Antidepresan trisiklik TCA (s), kontrasepsi oral, Monoamine oxidase inhibitors MAOI (s), allopurinol.
  • Efek penurunan dengan barbiturat, glutethimide, phenylbutazone.
  • Meningkatkan efek hematotoksisitas metotreksat.
  • Meningkatkan efek agen antidiabetik oral, sulfonamid, fenitoin.
  • Mengurangi kadar bupropion, siklosporin.
Artikel
    Penyakit Terkait