Sukses

Pengertian Nopres

Nopres adalah obat anti depresan berbentuk kaplet yang di produksi oleh Dexa Medica. Obat ini mengandung Fluoxetine HCl yang di indikasikan untuk manajemen terapi depresi. Depresi adalah suatu kondisi medis berupa perasaan sedih yang berdampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan, dan kesehatan mental seseorang

Keterangan Nopres

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antidepresan
  • Kandungan: Fluoxetine HCl 20 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: 3 Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Dexa Medica
  • Harga: Rp23.000 - Rp35.000/ Strip

Kegunaan Nopres

Nopres digunakan untuk mengobati depresi, gangguan kompulsif obsesif (pikiran negatif yang membuat orang merasa cemas, takut, dan khawatir), bulimia nervosa (kebiasaan makan yang berlebihan yang terjadi secara terus menerus).

Dosis & Cara Penggunaan Nopres

Nopres merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Depresi
    • Dewasa: Dosis awal: 20 mg 1 x sehari. Dosis dapat di tingkatkan secara bertahap hingga maksimal 80 mg setiap hari dalam 2 dosis terbagi, jika tidak ada respons klinis setelah beberapa minggu.
    • Anak Usia ≥8 tahun:
      Dosis awal: 10 mg setiap hari, dosis dapat di tingkatkan secara bertahap menjadi 20 mg setiap hari setelah 1-2 minggu. Anak dengan berat rendah: Pada awalnya, 10 mg setiap hari, dosis dapat ditingkatkan menjadi 20 mg setiap hari setelah beberapa minggu, hanya jika respons klinis tidak mencukupi.
    • Lansia: Maksimal: 60 mg setiap hari.
  2. Gangguan Kompulsif Obsesif
    • Dewasa: Dosis awal: 20 mg 1 x sehari, dosis dapat di tingkatkan secara bertahap hingga 60 mg setiap hari jika tidak ada respons klinis setelah beberapa minggu. Maksimal: 80 mg setiap hari dalam 2 dosis terbagi.
    • Anak Usia ≥7 tahun:Dosis awal: 10 mg setiap hari, dosis dapat di tingkatkan secara bertahap menjadi 20 mg setiap hari setelah 2 minggu; tingkatkan lebih lanjut hingga 60 mg setiap hari setelah beberapa minggu sesuai kebutuhan. Anak dengan berat badan rendah: Awalnya, 10 mg setiap hari, dapat meningkat menjadi 20-30 mg setiap hari setelah beberapa minggu, jika diperlukan.
    • Lansia: Maksimal: 60 mg setiap hari.
  3. Bulimia Nervosa
    • Dewasa: 60 mg setiap hari sebagai dosis tunggal atau terbagi.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Nopres

Efek samping penggunaan Nopres yang mungkin terjadi adalah:

  • Ansietas (kecemasan)
  • Nervousness (gugup)
  • Insomnia
  • Anoreksia (gangguan makan)
  • Mual
  • Diare
  • Mengantuk
  • Letih dan lemah

Overdosis

  • Gejala: Mual, muntah, kejang, disfungsi jantung, mulai dari aritmia asimtomatik hingga henti jantung (termasuk aritmia ventrikel dan ritme nodal) atau perubahan EKG yang menunjukkan perpanjangan QTc hingga henti jantung, disfungsi paru, tanda perubahan status sistem saraf pusat mulai dari eksitasi hingga koma.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi

  • Tidak boleh di berikan bersamaan atau dengan 2 minggu penarikan MAOI.
  • Tidak boleh di berikan bersamaan dengan pimozid atau thioridazine.

Interaksi Obat

  • Dapat menyebabkan sindrom serotonin jika di berikan bersamaan dengan obat serotonergik (misalnya: Triptans, TCA, fentanyl, tramadol, litium, buspirone, triptofan).
  • Dapat meningkatkan risiko perdarahan jika di berikan bersamaan dengan aspirin, obat anti inflamasi non steroid, warfarin, dan antikoagulan lainnya.
  • Dapat meningkatkan kadar fenitoin dalam plasma.
  • Berpotensi Fatal: Dapat meningkatkan risiko sindrom serotonin jika di berikan bersamaan dengan pemberian bersamaan atau dalam 14 hari penarikan MAOI. Dapat meningkatkan efek perpanjangan QTc pimozide dan thioridazine.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Nopres ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait