Sukses

Pengertian Noocephal

Noocephal merupakan obat yang di produksi oleh Pyridam Farma. Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk sediaan diantaranya kapsul dan sirup. Obat ini mengandung Piracetam yang diindikasikan untuk meningkatkan kemampuan kognitif seseorang, penyakit Serebrovaskuler & insufisiensi sirkulasi Serebral, sindroma paska-trauma. Terapi Pediatrik : memperbaiki kemampuan intelektual. Piracetam merupakan turunan GABA yang diklasifikasikan sebagai agen nootropik yang memberikan efek neuron dengan melindungi korteks serebral dari hipoksia (kondisi di mana jaringan tubuh kekurangan oksigen), keracunan, dan juga memiliki efek vaskular pada trombosit, sel darah merah, dan dinding pembuluh dengan menghambat agregasi trombosit, meningkatkan deformabilitas eritrosit dan mengurangi kekentalan darah.

Keterangan Noocephal

  • Noocephal Kapsul
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics /
    • Neurotrophics
    • Bentuk: Kapsul
    • Kandungan: Piracetam 400 mg
    • Satuan Penjualan:Strip
    • Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Pyridam Farma
  • Noocephal Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics /
    • Neurotrophics
    • Bentuk: Sirup
    • Kandungan: Piracetam 200mg/5ml
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Dus, Botol @ 100 ml
    • Farmasi: Pyridam Farma"

Kegunaan Noocephal

Noocephal diindikasikan untuk meningkatkan kemampuan kognitif seseorang, penyakit Serebrovaskuler & insufisiensi sirkulasi Serebral, sindroma paska-trauma. Terapi Pediatrik seperti memperbaiki kemampuan intelektual.

Dosis & Cara Penggunaan Noocephal

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Kapsul
    Dewasa:
    Dosis Awal: 3 x sehari 2 kapsul. Dosis dapat dikurangi menadi 3 x sehari 1 kapsul.
    Anak-anak:
    30-50 mg/kg berat badan per hari.
  • Sirup
    Dewasa:
    Dosis awal: 800 mg 3 x sehari. Dosis dapat dikurangi samapi dengan 400 mg 3 x sehari.
    Anak-anak:
    30-50 mg/kg berat badan per hari.

Efek Samping Noocephal

  • Hyperkinesia (peningkatan aktivitas otot yang mengakibatkan pergerakan yang tidak normal), mengantuk, kebingungan, halusinasi, depresi, asthenia (badan lemas), ataksia (gangguan gerakan tubuh yang disebabkan masalah pada otak), vertigo, sakit kepala, insomnia, epilepsi yang memburuk, gangguan keseimbangan.
    Saluran Pencernaan: Nyeri perut, diare, mual, muntah.
  • Hematologis: Gangguan pendarahan.
  • Dermatologis: Edema angioneurotik ( pembengkakan yang mirip urtikaria yang terjadi pada area kulit, larink), dermatitis, pruritus (gatal), urtikaria (biduran).

Kontraindikasi:
Pendarahan otak, kehamilan dan menyusui.

Interaksi Obat:
Meningkatan efek farmakologis dari antikoagulan, antiplatelet (misalnya. Asam asetilsalisilat).

Kategori Kehamilan: 
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Noocephal ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait