Sukses

Pengertian Nircef

Nircef adalah obat yang mengandung cefdinir sebagai zat aktifnya. Nircef diindikasikan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan atas dan bawah. Cefdinir merupakan antibiotik golongan cefalosforin yang mempunyai spektrum, luas sehingga dapat digunakan untuk pasien yang terinfeksi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif, seperti Staphylococcus spp, Streptococcus spp. Nircef bekerja dengan cara menghambat sintesa dinding sel bakteri.

Keterangan Nircef

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Cefdinir 100 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul
  • Farmasi: Nicholas Lab Indonesia
  • Harga: Rp18.500 - Rp30.000/ Strip

Kegunaan Nircef

Nircef digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan atas dan bawah dan infeksi saluran kemih.

Dosis & Cara Penggunaan Nircef

Nircef merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Nircef juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa dan anak usia diatas 12 tahun

  • Bakteri gram positif: 1 kapsul, diminum 3 x sehari.
  • Bakteri gram negatif: 3 kapsul, diminum 2 x sehari (3 kapsul di pagi hari dan 3 kapsul dimalam hari).
  • Infeksi saluran kemih: 1 kapsul, diminum 2 x sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Nircef

Efek samping mungkin terjadi selama penggunaan Nircef adalah:

  • Reaksi anafilaksis (reaksi alergi berat)
  • Ruam
  • Urtikaria (gatal biduran)
  • Pruritus (gatal seluruh tubuh)
  • Kekurangan vitamin K
  • Kekurangan vitamin B
  • Mati rasa

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Nircef pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif
  • Pasien dengan riwayat syok.

Interaksi Obat

  • Dapat mengurangi efek Nircef jika di gunakan bersamaan dengan antasida yang mengandung Aluminium dan Magnesium.
  • Dapat menghambat ekskresi ginjal jika di gunakan bersamaan dengan probenecid.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Nircef ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah Nircef diekskresikan dalam ASI dan oleh karena itu, Nircef tidak boleh diberikan kepada ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait