Sukses

Pengertian Nicafer

Nicafer adalah obat yang di produksi oleh Ferron Par Pharmaceuticasl. Obat ini mengandung Nicardipine HCl yang diindikasikan untuk perawatan jangka pendek dari hipertensi. Nicafer bekerja dengan cara relaksasi otot polos pembuluh darah jantung dan melebarkan pembuluh darah jantung, sehingga meningkatkan pengiriman oksigen miokard pada pasien dengan angina vasospastik.

Keterangan Nicafer

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antagonis Calcium
  • Kandungan: Nicardipine HCl 1mg/ml
  • Bentuk: Cairan injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Box, 5 Ampul @ 10 ml
  • Farmasi: Ferron Par Pharmaceuticasl
  • Harga: Rp65.000 - Rp115.000/ Ampul

Kegunaan Nicafer

Nicafer digunakan perawatan jangka pendek dari Hipertensi.

Dosis & Cara Penggunaan Nicafer

Nicafer merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

Dosis awal: 3-5 mg / jam melalui infus terus menerus selama 15 menit, dosis dapat disesuaikan dengan tekanan darah dengan peningkatan 0,5-2,5 mg / jam setiap 15 menit. Setelah tekanan darah yang diinginkan tercapai, dosis dapat dikurangi ke tingkat pemeliharaan menjadi 2-4 mg / jam. Maksimal: 15 mg / jam.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Nicafer

Efek samping mungkin terjadi selama penggunaan Nicafer adalah:

  • Edema pedal (cairan berkumpul di kaki bagian atas dan bawah)
  • Takikardia (detak jantung cepat)
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • EKG abnormal
  • Jantung berdebar
  • Sakit kepala
  • Asthenia (badan lemas)
  • Pusing
  • Parestesia (kesemutan)
  • Mengantuk
  • Mual, muntah
  • Sembelit
  • Dispepsia (nyeri pada perut bagian atas)
  • Mulut kering
  • Ruam
  • Frekuensi urin meningkat

Overdosis

  • Gejala: Hipotensi (tekanan darah rendah), bradikardia (denyut jantung kurang dari normal), jantung berdebar, kemerahan, mengantuk, kebingungan, bicara cadel.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Untuk hipotensi berat, vasopresor dapat digunakan. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Stenosis aorta lanjut
  • Angina tidak stabil
  • Syok kardiogenik
  • Serangan angina akut

Interaksi Obat

  • Penggunaan bersamaan dengan penghambat β dapat mengendapkan atau memperburuk gagal jantung.
  • Dapat mengubah kadar serum bila digunakan bersamaan dengan golongan obat penginduksi enzim CYP3A4 (misalnya. Carbamazepine, rifampicin) atau inhibitor (misalnya. Cimetidine).
  • Dapat meningkatkan kadar serum ciclosporin, tacrolimus, sirolimus dan digoxin dalam serum.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan nicafer ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah obat diekskresikan melalui ASI; hindari penggunaan pada ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait