Sukses

Pengertian Nevox XR

Nevox Xr adalah obat yang diproduksi oleh Kalbe Farma. Nevox Xr mengandung Metformin hydrocloride yang digunakan mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Mengontrol gula darah tinggi membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual. Penggunaan obat ini harus di sertai dengan program diet dan juga olahraga olahraga yang tepat.

Keterangan Nevox XR

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Antidiabetik
  • Kandungan: Metformin hydrocloride 500 mg
  • Bentuk: Tablet Lepas Lambat
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet Lepas Lambat
  • Farmasi: Kalbe Farma 
  • Harga: Rp 23.000 - Rp 45.000 / Strip.

Kegunaan Nevox XR

Nevox Xr digunakan mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.

Dosis & Cara Penggunaan Nevox XR

Nevox Xr termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Aturan penggunaan Nevox Xr secara umum adalah:

Dewasa usia ≥ 17 tahun: 1 tablet, diminum 1 kali sehari saat makan malam. Dosis dapat ditingkatkan dengan peningkatan 1 tablet setiap minggu, hingga maksimal 4 tablet sekali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Nevox XR

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Penurunan penyerapan vitamin B12.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Nevox Xr pada pasien:

  • Diabetes
  • Ketoasidosis
  • Disfungsi ginjal dengan kadar kreatinin serum ≥1,5 mg / dL (pria) dan1,4 mg / dL (wanita)
  • Penderita penyakit hati kronis, gagal jantung dan serangan jantung, alkoholisme, syok, insufisiensi paru, hipoksemia
  • Kehamilan dan menyusui
  • Anak.

Interaksi Obat
Tidak boleh diberikan bersamaan dengan antikoagulan dan simetidin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Nevox Xr ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait