Sukses

Pengertian Nevirapine

Nevirapine adalah obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit human immunodeficiency virus (HIV). Nevirapine bekerja dengan menurunkan tingkat serangan virus HIV yang menggerogoti tubuh seseorang dan menurunkan jumlah virus HIV pada darah, sehingga sistem imun bekerja dengan normal.

Keterangan Nevirapine

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antivirus
  • Kandungan: Nevirapine 200 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Botol Plastik; Strip
  • Kemasan: Box, Botol Plastik @ 60 Kaplet; Box, 10 Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Kimia Farma

Merk dagang yang beredar di Indonesia
Neviral, Nvp.

Kegunaan Nevirapine

Nevirapine digunakan untuk mengatasi penyakit human immunodeficiency virus (HIV).

Dosis & Cara Penggunaan Nevirapine

Nevirapine merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Nevirapine juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dewasa: diberikan 1 kaplet diminum 1 kali sehari selama 14 hari, setelah 14 hari dosis dapat ditambahkan 1 kaplet, diminum 2 kali sehari.
  • Anak usia 2 bulan-8 bulan: diberikan dosis 4 mg/kg berat badan, diminum 1 kali sehari, selama 14 hari dari awal pengobatan. Dosis ditingkatkan menjadi 7 mg/kg berat badan, diminum 2 kali sehari
  • Anak usia 8-16 tahun: 4 mg/kg berat badan, diminum 1 kali sehari, selama 14 hari dari awal pengobatan. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 4 mg/kg berat badan, diminum 2 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius.

Efek Samping Nevirapine

Efek samping penggunaan Nevirapine yang mungkin terjadi adalah:

  • Diare
  • Lelah
  • Nyeri pada perut
  • Demam
  • Ruam kulit
  • Sakit kepala

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Nevirapine pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Nevirapine.
  • Pasien yang memiliki riwayat gagal hati.
  • Wanita menyusui.

Interaksi Obat
Menurunkan efek dari Methadone.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Nevirapine ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis

  • Pemberian Nevirapine yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti edema (pembengkakan pada anggota tubuh), eritema nodosum, kelelahan, demam, sakit kepala, insomnia, mual, infiltrat paru, ruam, vertigo, kehilangan berat badan.
  • Manajemen terapi jika terjadi overdosis: Tidak ada penangkal yang diketahui.
Artikel
    Penyakit Terkait