Sukses

Pengertian Neupogen

Neupogen merupakan obat yang diproduksi oleh PT. Boehringer Ingelheim. Neupogen mengandung Filgastrim yang bermanfaat merangsang pembuatan sel darah putih yaitu neutrofil agar tubuh terlindung dari infeksi. Neupogen dapat digunakan pada pasien yang menjalan transplantasi sumsum tulang dan juga pasien yang terpapar radiasi sehingga sum-sum tulang rusak.

Keterangan Neupogen

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Terapi Perawatan Suportif / Agen Hematopoietik
  • Kandungan: Filgastrim 300 mcg/0.5mL
  • Bentuk: Pre-Filled Syringe
  • Satuan Penjualan: Pre-Filled Syringe
  • Kemasan: Pre-Filled Syringe @ 0,5 ml
  • Farmasi: PT. Boehringer Ingelheim

Kegunaan Neupogen

Neupogen di gunakan untuk mengobati penurunan kadar neutrofil (bagian dari sel darah putih) dalam darah.

Dosis & Cara Penggunaan Neupogen

Neupogen merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Neupogen juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan neupogen injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  1. Parenteral
    • Neutropenia yang diinduksi oleh kemoterapi
      Dewasa: 5 mcg / kgBB setiap hari melalui injeksi subkutan (melalui kulit) atau melalui infus intravena (melalui pembuluh darah) selama 15-30 menit.
    • Transplantasi sumsum tulang
      Dewasa: 10 mcg / kgBB setiap hari dengan infus intravena (melalui pembuluh darah) selama 30 menit atau 4 jam atau infus intravena atau subkutan terus menerus selama 24 jam.
  2. Subkutan
    • Mobilisasi sel-sel progenitor darah tepi untuk transplantasi sel induk darah tepi autologus
      Dewasa: 10 mcg / kgBB setiap hari, sebagai injeksi tunggal atau dengan infus terus menerus, selama 4-7 hari.
    • Netropenia bawaan
      Dewasa: 12 mcg / kgBB setiap hari dalam dosis tunggal atau terbagi.
      Pada pasien dengan neutropenia siklik atau idiopatik: 5 mcg / kgBB setiap hari dalam dosis tunggal atau terbagi.
    • Infeksi HIV dan neutropenia persisten
      Dewasa: Awalnya, 1 mcg / kgBB setiap hari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 4 mcg / kgBB setiap hari sampai jumlah neutrofil normal tercapai. Dosis pemeliharaan: 300 mcg setiap hari. Maksimal: 4 mcg / kg setiap hari.

Efek Samping Neupogen

  1. Nyeri muskuloskeletal (sendi, tendon, otot)
  2. Nyeri tulang
  3. Reaksi hipersensitivitas
  4. Pembesaran limpa
  5. Hepatomegali (pembesaran ukuran organ hati)
  6. Trombositopaenia (jumlah trombosit kurang dari normal)
  7. Sakit kepala
  8. Mual
  9. Muntah
  10. Diare


Kontraindikasi :

Tidak digunakan dalam waktu 24 jam dari pasien kemoterapi sitotoksik karena sensitivitas sel-sel myeloid yang membelah dengan cepat.

Interaksi Obat :
Interaksi obat dapat terjadi penggunaan obat neupogen bersama lithium dapat berpotensi terjadi pelepasan neutrofil.

Kategori Kehamilan :
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan neupogen ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait