Sukses

Penjelasan Singkat Nebacetin

Informasi lengkap obat Nebacetin, Harga, Manfaat, Dosis & Cara pakai, Kandungan, Efek Samping, dan lainnya di sini.

Golongan

Obat keras

Kategori obat

Antibiotik topikal

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak di atas 2 tahun

Bentuk obat

Bedak dan salep

Nebacetin untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori C: 

Studi terhadap hewan percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin. Namun, tidak ada studi terkontrol pada ibu hamil.

 

Peringatan Menyusui:

Belum diketahui apakah neomycin dan bacitracin dapat terserap ke dalam ASI. Konsultasikan dahulu kepada dokter. 

Pengertian Nebacetin

Nebacetin adalah obat antibiotik topikal yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri di kulit, termasuk pada kondisi luka bakar atau pasca-pembedahan. 

Obat ini mengandung neomycin sulfate dan zinc bacitracin. Zat aktif tersebut bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri.

Tersedia dalam bentuk bedak dan salep, berikut penjelasan lengkap seputar Nebacetin obat apa.

Keterangan Nebacetin

1. Bedak Nebacetin

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: antibiotik topikal
  • Kandungan: Neomycin sulfate 5 mg, Zinc bacitracin 250 IU
  • Kemasan: boks, botol @5 gram
  • Farmasi: Pharos Indonesia
  • Harga Nebacetin bedak: Rp21.000 – 30.000 per botol

2. Salep Nebacetin 

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: antibiotik topikal
  • Kandungan: Neomycin sulfate 5 mg, Zinc bacitracin 250 IU
  • Kemasan: boks, tube @5 gram
  • Farmasi: Pharos Indonesia
  • Harga Nebacetin salep: Rp20.000 – 29.000 per tube

Artikel lainnya: Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Kondisi Selulitis

Kegunaan Nebacetin

Manfaat Nebacetin adalah untuk mengobati infeksi bakteri pada kulit.

Dosis dan Aturan Pakai Nebacetin

Nebacetin termasuk obat keras dan hanya dapat diberikan sesuai resep dokter. Selain itu, respons pasien terhadap obat ini bisa berbeda. 

Itu sebabnya, sebelum dilakukan pengobatan konsultasikan terlebih dahulu pada dokter keluhan kamu. Dokter akan memberikan terapi sesuai kondisi kamu.

Di bawah ini adalah dosis umum penggunaan Nebacetin.

Tujuan: infeksi bakteri pada kulit

Bentuk: bedak dan salep

  • Bedak: taburkan pada kulit yang terinfeksi 2 – 4 kali sehari.
  • Salep: oleskan tipis pada kulit yang terinfeksi 3 kali sehari.

Cara Menggunakan Nebacetin

  • Konsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter
  • Obat ini hanya untuk pemakaian luar. Jangan ditelan atau terkena mata. Segera minum air putih atau bilas dengan air mengalir bila tertelan atau terkena mata.
  • Hindari penggunaan pada area mulut, luka terbuka, dan terbakar matahari
  • Jangan balut area yang diolesi obat, kecuali dokter menyarankan demikian. Area yang tertutup akan meningkatkan absorpsi ke dalam kulit. Hal ini mungkin saja akan memberikan efek yang buruk
  • Segera temui dokter apabila gejala tidak membaik
  • Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa konsultasi dengan dokter
  • Apabila lupa menggunakan obat, segera pakai jika jeda dengan waktu selanjutnya masih lama. Jika jeda dengan waktu berikutnya singkat, lupakan dosis yang tertinggal. Jangan menggandakan dosis di waktu bersamaan
  • Jangan melebihkan atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi kepada dokter. Hal tersebut untuk menghindari efek samping atau efektivitas yang berkurang dari obat

Cara Penyimpanan

Simpan Nebacetin pada suhu ruang berkisar 15 - 25 derajat Celcius, di tempat yang sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Hindari menyimpan obat topikal ini di tempat lembap seperti kamar mandi. Jangan juga disimpan di freezer.

Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.

Artikel lainnya: Penyakit Kulit Menular yang Sering Dikeluhkan dan Cara Menghindarinya

Efek Samping Nebacetin

Efek samping yang dapat terjadi selama menggunakan Nebacetin adalah reaksi hipersensitivitas, seperti:

  • Gatal dan ruam
  • Edema
  • Sensitisasi lokal (reaksi alergi yang timbul seperti rasa terbakar pada kulit)

Selain itu, pada penggunaan dengan area infeksi yang luas, lapisan olesan yang tebal dan jangka waktu lama dapat berpotensi timbulnya ototoksik (gangguan pada pendengaran) dan nefrotoksik (gangguan pada ginjal).

Segera temui dokter apabila efek samping di atas tidak membaik atau semakin mengganggu dan memburuk. 

Overdosis

Penggunaan dosis berlebihan akan meningkatkan atau memperburuk risiko efek samping ototoksik dan nefrotoksik.

Langkah penanganan pertama, lekas hentikan penggunaan obat. Monitor fungsi pendengaran, ginjal, dan sistem gerak serta konsentrasi obat pada pasien.

Hemodialisis (terapi cuci darah) mungkin perlu dilakukan untuk mengeliminasi kadar obat darah pasien.

Ingat, penanganan kegawatdaruratan hanya boleh dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional. Segera datangi fasilitas kesehatan terdekat.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Nebacetin pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitivitas terhadap salah satu kandungan Nebacetin
  • Bayi usia kurang dari 2 tahun

Interaksi Obat Nebacetin

Beberapa obat yang diberikan bersama Nebacetin bisa menurunkan efektivitas atau meningkatkan toksisitas, seperti obat-obat yang bersifat neurotoksik (gangguan pada saraf), ototoksik, dan nefrotoksik. 

Misalnya, diuretik furosemide, OAINS, dan obat lambung golongan PPI. List di atas mungkin tak memuat semua obat yang berinteraksi dengan Nebacetin. 

Itulah pentingnya menginformasikan dokter mengenai semua obat yang sedang dikonsumsi, termasuk obat kimia, herbal, atau suplemen.

Peringatan dan Perhatian

  • Sebelum menggunakan Nebacetin, beritahu dokter kalau kamu punya alergi obat tertentu.  Obat ini mungkin punya zat tambahan yang bisa memicu reaksi alergi
  • Hindari penggunaan jangka panjang dan dalam dosis besar
  • Beri tahu dokter tentang kesehatan dan riwayat penyakit kamu
  • Informasikan dokter jika kamu sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui

Artikel lainnya: Ini Alasan Anda Bisa Demam karena Luka

Kategori Kehamilan

Nebacetin masuk dalam kategori C. Yakni, studi terhadap hewan percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin, meski studi terkontrol pada ibu hamil belum ada.

Peringatan Kehamilan

Karena berisiko bagi janin, konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum menggunakan Nebacetin.

Peringatan Menyusui

Belum ada informasi apakah Nebacetin terdistribusi ke dalam ASI. Coba komunikasikan dulu dokter, ya. 

Penyakit Terkait Nebacetin

  • Infeksi kulit
  • Gatal
  • Luka bakar
  • Ruam

Rekomendasi Obat Sejenis Nebacetin

  • Tracetin

#JagaSehatmu sedari dini. Jangan tunggu sakit! Download aplikasi Klikdokter untuk mengetahui info-info kesehatan yang kamu butuhkan.

[HNS]

Terakhir diperbaharui: 24 Mei 2022

Diperbaharui: Apt. Sinthiya Nur Azizah, S.Farm.

Ditinjau: Apt. Yulia Hakimatun Adilah, S.Farm.

Referensi:

MIMS Indonesia (2022) Nebacetin

MIMS Indonesia (2022) Neomycin + Bacitracin

Artikel
    Penyakit Terkait