Sukses

Pengertian Narmig Tablet

Narmig merupakan tablet antivertigo yang diproduksi oleh PT. Erela. Narmig mengandung cinnarizine yang untuk terapi gangguan serebrovaskular, mabuk perjalanan, dan vertigo. Cinnarizine bekerja dengan menghambat ion kalsium masuk ke dalam sel.

Keterangan Narmig Tablet

  • Narmig Tablet
  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Vasodilator Periferal & Aktivator Serebral / Obat Antivertigo
  • Kandungan: Cinnarizine
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 5 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: PT. Erela

Kegunaan Narmig Tablet

Narmig mengandung cinnarizine yang untuk mencegah mabuk perjalanan, dan terapi terapi gangguan serebrovaskular, seperti: vertigo, pusing, migrain, mual, dan muntah.

Dosis & Cara Penggunaan Narmig Tablet

Narmig merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Narmig juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Gangguan serebrovaskular
Dewasa: 75 mg sekali sehari.

Mabuk Perjalanan
Dewasa: 30 mg, di berikan 2 jam sebelum perjalanan kemudian 15 mg setiap 8 jam selama perjalanan jika perlu.
Anak 5-12 tahun : 15 mg, di berikan 2 jam sebelum perjalanan kemudian 7,5 mg setiap 8 jam selama perjalanan jika diperlukan.

Gangguan vertigo
Dewasa: 30 mg atau 75 mg 1-2 kali sehari.
Anak usia 5-12 tahun : 15 mg 3 kali sehari.

Efek Samping Narmig Tablet

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Narming tablet yaitu :
1. Somnolence (penurunan kesadaran)
2. Peningkatan berat badan
3. Mual
4. Muntah
5. Dispepsia (nyeri perut bagian atas)
6. Lesu

Kontraindikasi:
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif dan gangguan metabolisme seperti porfiria.

Interaksi Obat:
Interaksi yang dapat terjadi yaitu peningkatan efek sedatif jika di berikan bersamaan dengan depresan sistem saraf pusat.

Kategori Kehamilan:
Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait