Sukses

Pengertian Naphcon A

Naphcon A adalah obat yang mengandung Naphazoline HCl dan Pheniramine maleate. Naphcon A digunakan sebagai pengobatan sementara untuk meredakan mata merah, bengkak, gatal, dan berair yang umumnya terjadi akibat alergi. Naphcon A bekerja dengan menghalangi zat tertentu masuk ke dalam pembuluh darah mata yang dapat menyebabkan gejala alergi pada mata. Naphcon A tidak cocok untuk mengobati mata merah atau iritasi yang diakibatkan lensa kontak.

Keterangan Naphcon A

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Dekongestan Oftalmik, Anestesi, Antiinflamasi
  • Kandungan: Naphazoline HCl, Pheniramine maleate
  • Bentuk: Tetes Mata
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 15 mL
  • Farmasi: S.A Alcon/ Tempo Scan Pacific
  • Harga: Rp31.500 - Rp78.000/ Botol

Kegunaan Naphcon A

Naphcon A digunakan untuk meredakan mata merah, bengkak, gatal, dan berair yang umumnya terjadi akibat alergi.

Dosis & Cara Penggunaan Naphcon A

Naphcon A merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga, pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Naphcon A juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan: 3-4 kali sehari, 2 tetes. Atau sesuai petunjuk Dokter.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Naphcon A

Efek samping yang dapat timbul adalah:

  • Penglihatan kabur
  • Rasa perih dan / atau iritasi ringan
  • Midriasis (pupil mata melebar)
  • Peningkatan atau penurunan tekanan intraokular
  • Ketika digunakan dalam dosis tinggi pada orang tua, naphazoline dapat melepaskan butiran pigmen dari iris.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada penderita glaukoma sudut tertutup.

Interaksi Obat

  • Peningkatan efek pressor bila diberikan bersamaan dengan maprotiline atau TCA.
  • Kemungkinan reaksi hipertensi berat bila diberikan bersamaan dengan MAOI.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Naphcon A ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait