Sukses

Pengertian Nalitik

Nalitik merupakan obat yang di produksi oleh Mahakam Beta Farma, obat ini tersedia dalam berbagai bentuk sediaan diantaranya kapsul dan sirup kering. Obat ini mengandung Acetylcysteine yang diindikasikan untuk mengencerkan dahak dan menurunkan mukovisidosis (produksi lender yang berlebih). Mekanisme obat ini adalah Acetylcysteine memiliki efek kerja sebagai mukolitik melalui kelompok sulfhidril bebasnya yang membuka ikatan disulfida dalam mucoprotein, sehingga menurunkan viskositas (kekentalan) lendir. Ini adalah prekursor glutathione yang berfungsi sebagai substrat untuk sintesis glutathione dalam tubuh. Dalam toksisitas parasetamol, asetilsistein bertindak sebagai agen hepatoprotektif dengan mengembalikan glutathione hati, berfungsi sebagai pengganti glutathione, dan meningkatkan konjugasi sulfat nontoksik parasetamol.

Keterangan Nalitik

  1. Nalitik Sirup Kering 
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi:Sediaan Batuk & Pilek, Antidotum & Agen Detoksifikasi
    • Bentuk: Suspensi
    • Kandungan: Acetylcysteine 100mg/5 ml
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 75 ml
    • Farmasi: Mahakam Beta Farma
  2. Nalitik Kapsul 
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi:Sediaan Batuk & Pilek, Antidotum & Agen Detoksifikasi
    • Bentuk: Kapsul
    • Kandungan: Acetylcysteine 200 mg
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Mahakam Beta Farma

Kegunaan Nalitik

Nalitik digunakan untuk untuk mengencerkan dahak dan mukovisidosis (produksi lendir yang berlebih).

Dosis & Cara Penggunaan Nalitik

Nalitik merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan nalitik juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Sediaan Larutan Oral
    Mukolitik
    Dewasa: 2-3 x sehari 2 sendok teh
    Anak : 2-4 x sehari 1 sendok teh
  • Sediaan Kapsul
    Mukolitik
    Dewasa & anak >14 tahun: 2-3 x sehari 1 kapsul Anak 6-14 tahun: 2 x sehari 1 kapsul
  • Mukovisidosis (produksi lendir yang berlebih)
    Anak usia > 6 tahun: 3 x sehari 1 kapsul

Efek Samping Nalitik

Reaksi hipersensitivitas (misal. Urtikaria (biduran), ruam, hipotensi (tekanan darah rendah), mengi, dyspnoea); kelebihan cairan yang menyebabkan hiponatremia (kadar natrium darah rendah) dan kejang, penurunan waktu protrombin, eritema kulit (jika diberikan secara IV); risiko pendarahan saluran cerna bagian atas (jika diberikan secara oral), hemoptisis (batuk darah), rhinorrhoea, stomatitis (luka lecet yang terdapat dalam mulut dan gusi) (inhalasi).

Kontraindikasi:
Penggunaan sirup kering dan tablet effervescent pada anak di bawah usia 2 tahun.

Interaksi Obat:
Penumpukan sekresi bronkial akibat berkurangnya refleks batuk dengan obat antitusif. Mengurangi efek dengan arang aktif. Dapat meningkatkan efek vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) nitrogliserin. Dapat mengurangi efek farmakologis antibiotik.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan nalitik ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait