Sukses

Pengertian Naletal

Naletal merupakan tablet anti koagulan yang diproduksi oleh PT. Guardian Pharmatama. Naletal mengandung cilostazol yang bermanfaat untuk mengobati gejala iskemia (kekurangan suplai darah ke jaringan dalam tubuh) seperti ulkus, rasa sakit dan dingin yang disebabkan karena adanya penyumbatan arteri kronis, pencegahan kambuhnya infark otak (kerusakan jaringan di otak). Cilostazol bekerja dengan cara menghambat agregasi trombosit (penggumpalan trombosit), vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dan penghambatan proliferasi sel otot polos pembuluh darah.

Keterangan Naletal

  • Naletal 50 mg
  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Antikoagulan, Antiplatelet & Fibrinolitik (Trombolitik)
  • Kandungan: Cilostazol
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: PT. Guardian Pharmatama
  • Naletal 100 mg
  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Antikoagulan, Antiplatelet & Fibrinolitik (Trombolitik)
  • Kandungan: Cilostazol
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: PT. Guardian Pharmatama

Kegunaan Naletal

Naletal bermanfaat untuk mengobati gejala iskemia seperti ulkus, rasa sakit dan dingin yang disebabkan karena adanya penyumbatan arteri kronis, pencegahan kambuhnya infark otak.

Dosis & Cara Penggunaan Naletal

Naletal merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Naletal juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa: 100 mg 2 kali sehari. Hentikan jika terjadi perbaikan setelah 3 bulan.

Efek Samping Naletal

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Naletal yaitu :
1. Pusing
2. Sakit kepala
3. Jantung berdebar
4. Diare
5. Mual
6. Muntah
7. Edema
8. Aritmia jantung (gangguan irama jantung)
9. Nyeri dada
10. Rinitis (radang selaput lendir hidung)
11. Memar
12. Ruam
13. Perdarahan.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Naletal pada penderita:
Ulserasi peptik, angina pektoris, takikardia, ganguan hati dan gangguan ginjal.

Interaksi Obat:
Interaksi yang dapat terjadi yaitu :
1. Penggunaan Naletal bersama ketoconazole dan omeprazole dapat meningkatkan kadar cilostazol dalam darah.
2. Penggunaan Naletal bersama aspirin dan heparin dapat meningkatkan risiko pendarahan.

Kategori Kehamilan:
Kategori C : Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait