Sukses

Pengertian N-Ace

N-Ace merupakan cairan inhalasi yang di produksi oleh Pratapa Nirmala. Cairan inhalasi ini mengandung Acetylcysteine yang diindikasikan untuk Terapi mukolitik (mengencerkan dahak) pada penyakit bronkial & paru akut & kronik dengan lendir pekat, brokitis akut & kronik, emfisema paru, bronkitis. Mekanisme kerja obat ini adalah Acetylcysteine bekerja sebagai mukolitik melalui kelompok sulfhidril bebasnya yang membuka ikatan disulfida dalam mucoprotein, sehingga menurunkan viskositas lendir. Acetylcysteine merupakan prekursor glutathione yang berfungsi sebagai substrat untuk sintesis glutathione dalam tubuh. Dalam toksisitas parasetamol, asetilsistein bertindak sebagai agen hepatoprotektif dengan mengembalikan glutathione hati, berfungsi sebagai pengganti glutathione, dan meningkatkan konjugasi sulfat nontoksik parasetamol.

Keterangan N-Ace

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Batuk dan Pilek
  • Bentuk: Cairan Inhalasi
  • Kandungan: Acetylcysteine 100mg/ml
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Dus, 5 Ampul @ 3 ml
  • Farmasi: Pratapa Nirmala

Kegunaan N-Ace

N-Ace digunakan untuk terapi mukolitik (mengencerkan dahak) pada penyakit bronkial & paru akut & kronik dengan lendir pekat, brokitis akut & kronik, emfisema paru, bronkitis.

Dosis & Cara Penggunaan N-Ace

N-Ace merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan N-Ace juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Infus soliter Nebulise
1-2 x sehari 1 ampul, sehari selama 5-10 hari.

Efek Samping N-Ace

Gangguan saluran pencernaan ringan misalnya, mual, muntah, dispepsia ( sekumpulan gejala nyeri, perasaan tidak enak pada perut bagian atas yang menetap), pirosis (rasa panas yang seringkali dirasakan di daerah perut, dada, dan bisa treus menjalar hingga ke leher). Bronkospasme (pengetatan otot-otot yang melapisi saluran udara (bronkus) di paru-paru), stomatitis (inflamasi lapisan mukosa dari struktur apa pun pada mulut), rinore (sekret hidung), sakit kepala, tinitus (berbunyi denging pada telinga), urtikaria (gatal biduran), kedinginan, demam, iritasi nasofaring & hemoptisis (batuk darah).

Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komposisi dari N-Ace

Interaksi Obat:
Antitusif, tetrasiklin HCl, gliserol trinitrate / nitrogliserin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan N-Ace ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait